lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sebanyak 1.935 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PANTARLIH) Se-Kota Banjarmasin usai dilantik dikelurahan masing-masing, mereka melaksanakan deklarasi Pemilu Berkualitas 2024, serta mengikuti apel kesiapsiagaan di halaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (12/2/2023) sore.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin, Rahmiati Wahdah mengatakan, bahwa Pantarlih bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit), dimulai dari dilantiknya anggota Pantarlih hingga 11 April mendatang.
“Masa kerja Pantarlih hanya selama dua bulan” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, jumlah Pantarlih ini berdasarkan jumlah rekapitulasi pemetaan TPS di Kota Banjarmasin. Dibanding pemilu 2019 lalu, TPS di Kota Banjarmasin dipastikan bertambah 56 TPS sehingga totalnya 1.879 TPS.
Sementara dalam Pemilu 2019, jumlah pemilih 447.085 dengan rata-rata pemilih di tiap TPS sebanyak 238.
“Penambahan jumlah TPS juga disebabkan kenaikan jumlah pemilih. Dalam restrukturisasi 2024 menjadi 1.935 TPS dengan total jumlah pemilih dalam DP4 sebanyak 496.954 pemilih dengan rata-rata pemilih 257 per TPS,” tuturnya.
Diyakini jumlah pemilih di setiap TPS semakin padat. Bahkan di Banjarmasin Barat, jumlah pemilih di setiap TPS hampir 300 orang atau mendekati jumlah maksimal pemilih. Jumlah ini yang didata oleh pantarlih, kemudian dicocokan dengan DP4.
Sementara anggota KPU Kalsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Edy Ariansyah, menjelaskan bahwa semua pantarlih akan mendapat bimbingan teknis, sebelum turun ke lapangan.
“Semua pantarlih harus berpegang kepada prinsip perlindungan data diri, transparansi, partisipatif, akurat, terbuka dan mutakhir. Kami memastikan semua pantarlih sudah siap melaksanakan coklit,” tandasnya.


