lenterkalimantan.com, BARABAI – Bencana banjir kembali terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Sedikitnya lima kecamatan di HST kembali terdampak banjir serta ratusan warga terpaksa mengungsi.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, Budi Haryanto menerangkan, pihaknya terus melakukan berbagai penanganan di lapangan.
Terkait data terdampak per Jumat (17/3/2023) pukul 10.25 Wita, pihaknya merincikan, lima kecamatan terdampak itu, yakni Hantakan, Batu Benawa, Haruyan, Pandawan, serta Kota Barabai.
Lebih lanjut, jumlah rumah terdampak yakni 1.340 rumah dengan 1.506 kepala keluarga (KK) dan 4.188 jiwa. Serta sudah terdata 162 pengungsi, pihaknya pun akan terus melakukan update.
Selanjutnya, fasilitas umum yang terdampak di antaranya 9 sekolah, 1 puskesmas, 10 tempat ibadah, 5 kantor, dan 2 pasar.
“Saat ini, BPBD HST melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) terus bekerja di lapangan melakukan berbagai upaya penanganan, baik itu pemantauan debit air, evakuasi, serta berbagai hal yang diperlukan untuk mengatasi bencana tersebut,” jelasnya.
Di samping itu, dapur umum pun sudah beroperasi sejak tadi malam untuk menyuplai kebutuhan logistik warga terdampak yang dikoordinir Pemkab HST melalui, Dinas Sosial.
Hingga kini, banjir masih bertahan di Kota Barabai dengan mengenai sejumlah akses jalan utama. Kendati demikian, pada sebagian titik masih bisa dilewati roda dua maupun roda empat.
Untuk di kawasan pemukiman warga, khususnya di dalam kompleks bantaran sungai, air masih bertahan dengan ketinggian selutut orang dewasa.


