lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Sahrudin mengatakan dalam seminggu terakhir tidak ada terjadi kebakaran lahan di wilayah setempat.
Menurut Sahrudin, adanya kabut yang sempat menutupi jalan nasional Ahmad Yani, Kecamatan Bati-Bati, Tala, pagi tadi disebabkan faktor cuaca, bukan kabut asap dari kebakaran lahan.
“Sekarang ini cuaca masuk musim kemarau, akan tetapi sekali waktu ada juga hujan, memicu kelembapan udara dan tampak kabut menutupi jalan,” katanya saat ditemui wartawan lenterakalimantan.com di Kantor BPBD, Kamis (15/6/2023).
Sahrudin mengimbau, masyarakat yang berangkat bekerja pulang pergi dari Pelaihari ke Banjarmasin maupun Banjarbaru, atau sebaliknya harus waspada dalam perjalanan sebab faktor cuaca yang tidak menentu.
Menurut Sahrudin, terkait kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Tala sudah tidak terjadi lagi.
Sebelumnya, ada dua Kecamatan yang berpotensi terjadi kebakaran lahan, yaitu wilayah Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Panyipatan.
Sahrudin menegaskan, kebakaran bukan di lahan kebun maupun hutan, akan tetapi kebakaran lahan bondong, yang tidak digarap atau diolah pertanian oleh pemiliknya.
Ia menambahkan, warga Tala sudah menyadari akan bahaya pembakaran lahan.
Dari hasil penelitiannya, warga di Tala tidak ada yang menggarap lahan secara besar-besaran buat dijadikan lahan perkebunan sawit.


