lenterakalimantan.com, JAKARTA – Kurang dari sepekan penyelenggaraan MotoGP India 2023 yang berlangsung di Buddh International Circuit pada 22-24 nanti.
Beberapa pembalap tidak dapat terbang ke India dikarenakan terhalang visa yang sangat mahal. Salah satunya pembalap Honda Repsol Marc Marquez.
Dikutip lenterakalimantan.com melalui akun instagram pribadinya mengungkap bahwa dirinya tidak bisa terbang dari Spanyol ke India karena visa miliknya belum terbit, Rabu (20/9/2023)
“Penerbangan tertunda dikarenakan kurangnya visa untuk GP India. jadi kita akan bersepeda sebentar,” tulis Marquez dalam unggahan insta storinya.
Tak hanya Marquez saja yang mengalami kesulitan visa India.
Dikutip lenterakalimantan.com dari Speedweek pada, Selasa (19/9/2023), dilaporkan sebanyak 30 orang di Honda Repsol Club (HRC) yang tidak bisa terbang.
Marquez juga mengucapkan kalau Daniel Holgado pembalap Moto3 dan Fillipo Farioli juga bernasib sama seperti dirinya yang terkendala tanpa visa, termasuk juga Lukas Tulovic dari Moto2.
Sementra itu, berbeda halnya dengan Stefan Bradl yang terbang ke India sebagai pengganti Alex Rins mengatakan bahwa ia merasa sendirian
“Saya merasa sendirian didalam pesawat dalam penerbangan menuju New Delhi,” ucap Bradl.
Sebagai informasi, MotoGP India akan dimulai pada Jumat (22/9/2023), di mana pembalap akan memulai sesi latihan pertama (Fase Practice 1) dan sesi latihan.
“Kemudian akan dilanjutkan dengan sesi latihan kedua (Fase Practice 2) pada, Sabtu (23/9/2023). Serta pada hari Minggu (24/9/2023) balapan akan dimulai,” tutup Bradl.(


