Polusi udara tidak hanya terjadi di Ibu Kota Jakarta, namun juga di Ibu Kota Kalimantan Selatan (Kalsel). Pencemaran udara semakin meningkat seiring dengan faktor cuaca dan tantangan sebagai daerah yang memiliki wilayah bergambut.
lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Oleh karena itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moch Ansari Saleh Banjarmasin, mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengunakan masker mengantisipasi terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Hal itu sebagaimana instruksi Gubernur Kalimantan Selatan, agar terus mengupayakan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat terutama persoalan penyakit ISPA.
Direktur RSUD Moch Ansari Saleh Among Wibowo menjelaskan, bahwa penyebab ISPA dapat di sebabkan oleh Virus dan bakteri yang mudah tertular, terutama anak-anak, lansia dan orang dengan daya tahan tubuh rendah.
“Gejala umum dari penderita ISPA adalah batuk, pilek disertai demam dan adanya kabut asap karena Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang mengakibatkan meningkatnya penyakit ISPA,” ucap Among, Senin (4/9/2023).
Among pun menjelaskan, penyakit ISPA menimbulkan gejala yang berat, seperti sesak nafas yang menyerang saluran pernafasan, baik saluran atas maupun bawah,” tambahnya.
DiKutip dari akun Instagram @kemenkes_ri pada Minggu 3 September 2023, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan guna menjaga kesehatan tubuh dari paparan bahaya polusi udara.
- Terus monitoring udara
Menggunakan aplikasi atau situs web yang menyediakan informasi tentang kualitas udara di sekitar dapat membantu Anda menghindari daerah-daerah dengan tingkat polusi tinggi. Ini adalah langkah pertama yang penting untuk melindungi diri dari bahaya polusi udara. - Gunakan masker
Saat berada di luar ruangan, sangat disarankan untuk menggunakan masker dengan standar KF94 atau KN95, terutama jika kualitas udara tidak baik. Masker jenis ini memiliki kemampuan untuk menyaring partikel-partikel berbahaya seperti PM 2.5, yang dapat membahayakan sistem pernapasan Anda. Selain itu, hindarilah wilayah-wilayah yang memiliki tingkat polusi udara tinggi, serta asap rokok, karena hal ini dapat merusak kesehatan Anda.
Menteri Kesehatan, Budi G. Sadikin, menjelaskan pentingnya menggunakan masker standar KF94 atau KN95 ketika beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara tidak baik. Masker jenis ini memiliki kemampuan untuk menyaring partikel-partikel berukuran PM 2.5 yang dapat sangat berbahaya jika masuk ke dalam pembuluh darah paru-paru.
- Gunakan penjernih udara
Ketika Anda berada di dalam ruangan, pastikan untuk menutup ventilasi jika kualitas udara di luar buruk. Anda juga dapat mempertimbangkan penggunaan penjernih udara (air purifier) untuk membantu menghilangkan partikel-partikel berbahaya dalam udara di dalam ruangan. - Segera ke dokter jika mengalami ISPA
Jika Anda merasakan gejala pernafasan seperti sesak napas atau batuk yang tidak wajar, segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Tindakan cepat dalam merespons gejala-gejala ini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.
Dengan mengikuti tips sederhana ini, Anda semua dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan tubuh di tengah tantangan polusi udara yang masih tinggi.


