lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Desa Lalap, memiliki kekayaan alam yang berpotensi jadi lokasi wisata besar ke depan. Desa yang berada di bagian atas, wilayah Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah ini, sekarang mulai mengurai program dalam persiapan menjadi tujuan wisata.
Adapun program yang akan digelar dalam waktu dekat, adalah menggelar Festival Nikep. Yaitu menangguk ikan di sungai, dengan menggunakan alat tradisional, tangguk, yang terbuat dari anyaman bambu atau rotan.
“Hari Sabtu kemarin (14/10/2023) kami melakukan pembersihan lahan di lokasi. Harapan kami, event ini akan direspon oleh Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur, karena merupakan salah satu upaya pelestarian adat Dayak Maanyan. Dan rencananya nanti, para pejabat dari eksekutif maupun legislatif akan kami undang,” tutur Hendri Kepala Desa Lalap, Senin, (16/10/2023).
Menurut dia di Tamiang Layang, untuk event wisata budaya ini, masyarakat sudah mempersiapkan diri.
Sementara Camat Patangkep Tutui, Simon Steven Octavianus S.STP, mengemukakan bahwa dirinya sangat mendukung gagasan Kades Lalap itu. Hal itu mungkin karena sama-sama muda, sehingga satu frekuensi.
“Tapi yang jelas, selaku pemangku wilayah, sata memang memprogramkan kepariwisataan di desa bisa terberdayakan. Dengan demikian, kita bisa menyentuh ke beberapa hal yang berkaitan sekaligus. Misalnya, dengan adanya wisata di desa-desa, maka akses jalan akan diperhatikan pemerintah daerah. kita melihat adanya beberapa desa memang punya potensi,” tutur Simon Octavianus.
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa apa yang dilakukan melalui festival budaya Nikep , bukan hanya ikut melestarikan budaya tradisional warga Dayak Maanyan dalam menangkap ikan di sungai pada musim kemarau, akan tetapi juga mengangkat promosi desa yang nantinya akan dilanjutkan sejumlah program berkelanjutan.


