lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Sudah hampir sepekan kebakaran di lahan batu bara Desa Bukit Mulia RT 11, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.
Tim pemadam kebakaran berhasil menurunkan intensitas kebakaran.
Asap yang ditimbulkan dari terbakarnya batu bara mulai berkurang atau menipis dan tidak lagi menimbulkan kabut dan berbau mengganggu warga sekitar.
“Kemarin memang ada 3 kepala keluarga (KK) yang sempat mengungsi karena terganggu asap, namun ini sudah pada pulang semua. Karena asap dari kebakaran sudah mulai berkurang,” kata Ketua RT 11 Desa Bukit Mulia, Marniah, Senin (6/11/2023).
Ia menambahkan, sebelumnya warga yang terdampak asap memang terkena penyakit sesak nafas, batuk pilek dan pusing. Setelah diobati sudah mulai berkurang dari keluhan penyakit yang dideritanya.
“Sekarang sudah berkurang tidak ada keluhan penyakit yang dirasakan oleh warga, sempat memeriksa kesehatan gratis di Bidan Desa HJ Habibah serta diberi masker,” ujarnya.
Terpisah komandan regu Damkar Kecamatan Kintap, Akbar Adi Putra menambahkan, kebakaran sudah mulai menipis tinggal satu titik api lagi yang belum padam.
“Tinggal satu titik api yang belum padam, 1 unit Damkar dan 2 unit alat berat dari perusahaan sedang terus bekerja melakukan pemadaman,” pungkasnya.


