lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Transportasi darat baik bus antar Kabupaten/Kota maupun bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kalimantan Selatan masih menjadi yang utama bagi masyarakat Banua Kalsel yang ingin bepergian ke luar daerah seperti Balikpapan, Samarinda dan perbatasan Kaltim Sengayam.
Bus DAMRI Cabang Banjarmasin yang telah beroperasi di Kalimantan Selatan sejak tahun 1995 sebagai bus perintis hingga saat ini tetap eksis melayani masyarakat Banua Kalsel, baik yang diperkotaan maupun yang berada di pelosok pedesaan.
General Manager DAMRI Cabang Banjarmasin Dedi Nata kepada Media lenterakalimantan. com, Selasa (07/11/2023) diruang kerjanya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan layanan kepada masyarakat selain rute komersial pihaknya telah membuka 5 rute jalur perintis yang mana daerah tersebut belum terjangkau oleh transportasi umum lainnya. Ke lima rute jalur perintis meliputi : TGB – Loksado (Tarif 40.000), TGB – Marabahan (Tarif 15.000), Pelaihari – Pantai Batakan Baru (Tarif 15.000), Pelaihari – Tabanio (Tarif 15.000) dan Pelaihari – Jorong (Tarif 15.000).
“Untuk saat ini DAMRI mengoperasikan 9 unit termasuk cadangan untuk rute Banjarmasin – Samarinda dan 9 unit untuk jalur perintis”, ujar Dedi yang mengaku baru tiga bulan bertugas menahkodai DAMRI Cabang Banjarmasin.
Dikatakan, sejumlah jalur perintis yang telah melayani masyarakat banua sejak Januari lalu rute tersebut umumnya yang menuju kawasan wisata. Ia mencontohkan, seperti TGB – Loksado, Pelaihari – Pantai Batakan Baru dan TGB Marabahan yang juga menjangkau wisata religius.
“Meskipun belum sepenuhnya mencapai target maksimal penumpang pengguna jasa Bus DAMRI, namun sebagai perusahaan plat merah yang mendapat subsidi dari pemerintah pihaknya tetap akan mengembangkan rute baru untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat”, pungkas Dedi.
Untuk tahun 2024 DAMRI selain akan membuka rute baru Serongga – Kotabaru yang melintasi Kota Batulicin, pihaknya juga berencana mengintegrasikan bus Trans Banjar Bakula (TBB) yang melayani rute Banjarmasin – Bati2 dengan Bati2 – Pantai Batakan Baru yang juga merupakan salah satu kawasan wisata pantai yang ada di Kalimantan Selatan.
“Saya juga sudah melakukan survey ke beberapa tempat dan saya melihat ada peluang yang cukup baik untuk diintegrasikan antara bus TBB ini dengan DAMRI dalam rangka mewujudkan pelayanan maksimal kepada masyarakat”. Ujarnya.
Trans Banjarbakula sebagai moda transportasi publik yang menjadi program Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sesuai namanya, operasional layanan Teman Bus Banjarmasin meliputi wilayah Banjarmasin, Banjar, Banjarbaru, Barito Kuala dan Tanah Laut.
Dengan moda transportasi yang terintegrasi tersebut masyarakat Banua Kalsel tentunya semakin mudah untuk berekreasi ke Pantai Batakan Baru yang ada di Pelaihari Kab. Tanah Laut.
“Masyarakat tentunya akan semakin mudah untuk berekreasi ke pantai karena tersedianya moda transportasi tadi, selain ada kemudahan juga harga ticketnya murah dan terjangkau”. Ujarnya.


