lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera (F-ARKS) DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) dalam Rapat Paripurna Dewan meminta tiga penjelasan terkait dalam pidato pengantar Bupati Barut pada APBD tahun anggaran 2024.
Juru bicara Fraksi Gabungan ARKS DPRD Barut H Asran menyampaikan dalam pemandangan umum ini pihaknya dari dan Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera menyadari bahwa kemampuan belanja daerah Barut perlu ditunjang dengan pendapatan daerah.
Hal itu, menurut Asran, sebagai salah satu instrumen dalam melakukan pembelanjaan cerminan kehendak daerah, tentunya juga merupakan sebagai masyarakat dalam mencapai tujuan daerah.
“Yang tentunya memiliki konsekuensi kepada pemerintah daerah untuk bekerja lebih maksimal,” ujarnya.
Asran mengatakan, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2024 ini merupakan sinkronisasi berjalannya anggaran antara 2023 dan 2024 mendatang, di mana telah mengalami kenaikan atau kemunduran atau stagnan.
“Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera untuk hal tersebut maka kami berpandangan dan mohon penjelasan dari pemerintah daerah dengan beberapa hal terkait RPJMD 2018-2023 sejauh mana realisasi dan capaiannya termasuk di tahun sisa anggaran 2023,” kata Asran minta penjelasan.
Kemudian, Asran bilang, bagaimana untuk RPJMD berikutnya, apakah sudah ada kajian dan hasil dari Bapedalitbang Barito Utara untuk dapat disingkronkan.
Dan terkait dengan angka kemiskinan di Kabupaten Barito Utara sebesar 7,14 ribu pada 2023 ini, meski mengalami penurunan dari 2022 selanjutnya, dalam sebesar 0,454.
“Bagaimana upaya menanganinya pada tahun 2024, karena biasanya di tahun politik pada sektor minerba mengalami pelemahan, sampai ada kepastian hukum soal pemimpin selanjutnya,” ujarnya
“Selanjutnya, kami dari Fraksi Amanat Rakyat Karya Sejahtera DPRD Barito Utara, dengan Fraksi ARKS DPRD tuntut 3 Penjelasan Pemkab Barut
Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera (F-ARKS) DPRD Kabupaten Barito Utara dalam rapat paripurna DPRD meminta tiga penjelasan terkait dalam pidato pengantar Bupati Barito Utara pada APBD tahun anggaran 2024.
Juru bicara Fraksi Gabungan ARKS DPRD Barito Utara Drs H Asran menyampaikan dalam pemandangan umum ini kami dari dan Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera menyadari bahwa kemampuan belanja daerah Kabupaten Barito Utara perlu ditunjang dengan pendapatan daerah sebagai salah satu instrumen dalam melakukan pembelanjaan cerminan kehendak daerah, tentunya juga merupakan sebagai masyarakat daerah dalam mencapai tujuan daerah yang tentunya memiliki kunsekuensi kepada pemerintah daerah untuk bekerja lebih maksimal.
Dikatakan H Asran dalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD tahun anggaran 2024 ini merupakan singkronisasi berjalannya anggaran antara tahun 2023 dan 2024 mendatang, Dimana telah mengalami kenaikan atau kemunduran atau stagnan.
Fraksi Gabungan Amanat Rakyat Karya Sejahtera untuk hal tersebut maka kami berpandangan dan mohon penjelasan dari pemerintah daerah dengan beberapa hal terkait RPJMD Tahun 2018-2023 sejauh mana realisasi dan capaiannya termasuk di tahun sisa anggaran 2023, mohon penjelasan ?
Kemudian kata H Asran bagaimana untuk RPJMD berikutnya, apakah sudah ada kajian dan hasil dari BapedaLitbang Barito Utara untuk dapat di singkronkan.
Dan terkait dengan angka kemiskinan di Kabupaten Barito Utara sebesar 7,14 ribu tahun 2023 ini, meski mengalami penurunan dari tahun 2022 selanjutnya, dalam sebesar 0,454. Bagaimana upaya menanganinya pada tahun 2024, karena biasanya di tahun politik pada sektor minerba mengalami pelemahan, sampai ada kepastian hukum soal pemimpin selanjutnya ?
“Selanjutnya, kami dari Fraksi Amanat Rakyat Karya Sejahtera (F-ARKS) DPRD Kabupaten Barito Utara, kami siap untuk membahas Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD pada rapat gabungan ini,” pungkasnya.


