lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Setelah tiga bulan lebih mengumpulkan kayu bakar warga Desa Kuringkit Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, akhirnya mengirimkan kayu bakar ke Martapura guna keperluan memasak di dapur umum Menjelang haul Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ke-19.
Pengiriman kayu bakar secara gratis merupakan kali kelima, mereka mengirimkan kayu bayar untuk keperluan memasak di dapur umum haul di Martapura.
Kayu bakar itu dimuat dalam 27 pikap. Kemudian terdapat 7 mobil mini bus yang ditumpangi warga dan konsumsi. Warga inilah yang akan bertugas melakukan bongkar muat kayu bakar.
Kepala Desa Kuringkit Naserun Al Yunus, mengatakan warga mengumpulkan kayu bakar itu secara gotong royong sejak Agustus lalu, pas musim panas, hari ini sudah dikirimkan menggunakan pikap ke Martapura.
Berangkat sejak pagi, Rabu (29/11), rombongan sampai di Martapura menjelang salat zuhur. Pengantaran langsung ada satu orang yang mengkoordinir yakni Hafizi warga Desa Kuringkit.
Kayu bakar yang dikumpulkan warganya itu sambung dia, diperkirakan lebih dari 30 kubik. Dan sudah siap pakai karena sudah kering.
Sementara yang mengantarkan kayu bakar mencapai 100 orang. Itu termasuk supir dan tenaga bongkar kayu bakar.
“Semuanya dilakukan karena cinta kami kepada Abah Guru. Kami himung banar (bahagia sekali) bisa membantu. Semoga kami mendapatkan syafaat dan keberkahan beliau,” timpal Hafizi.


