lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Jahe merah adalah tanaman rimpang dengan daging berwarna merah muda kecokelatan. Beberapa manfaatnya antara lain meningkatkan stamina, meredakan sakit, hingga mendukung imunitas tubuh.
Jahe adalah rempah yang terkenal dengan cita rasa khasnya yang pedas. Tak hanya menjadi bumbu untuk menyedapkan masakan, manfaat jahe dapat kamu olah menjadi minuman tradisional untuk menghangatkan badan.
Jahe Merah salah satu jenis tanaman herbal dengan ciri khas akar berbentuk rumpun dan daging berwarna merah muda.
Tanaman rempah satu ini memiliki komponen utama berupa Karbohidrat sekitar 50 sampai 70 persen, Lemak sekitar 3 sampai 8 persen, Terpenoid yang terdiri dari zingiberene, beta-bisabolene, alpha-farnesene, beta-sesquiphellandrene, dan alpha-curcumene.
Kemudian mengandung antioksidan fenolik berupa gingerol, paradol, dan shogaol.
Selain beberapa komponen tersebut, jenis ini juga mengandung senyawa penting lainnya. Termasuk zingerol, capsaicin, cineole, caprylic acid, aspartic, linolenic acid, dan gingerdione.
Tak ketinggalan, terdapat pula beragam vitamin, seperti vitamin B2, B3, B6, dan B9. Sementara itu, kandungan mineral pentingnya termasuk kalium, zat besi, fosfor, zink, dan magnesium.
Dikutip dari Hallodoc, ada Lima Manfaat Penting Jahe Merah untuk Kesehatan Tubuh diantaranya, pereda rasa sakit
Manfaat jahe merah ini karena kandungan gingerdion dan gingerol yang bekerja secara aktif dengan menekan prostaglandin.
Ini adalah senyawa yang berfungsi merangsang kontraksi otot rahim.
Bahkan, bahan rempah ini juga dipercaya berkhasiat untuk meredakan rasa nyeri pada otot.
Mengurangi Resiko Penyakit Jantung karena terdapat kandungan asam alfa-linolenat yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung.
Senyawa ini bekerja dengan membantu menjaga detak jantung. Selain itu, nutrisi tersebut juga menurunkan potensi pembekuan darah.
Selain itu, jahe merah juga mengandung asam klorogenat yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Dengan mengonsumsinya secara rutin, tanaman herbal ini dapat membantu mengurangi potensi hipertensi, aterosklerosis, dan gagal jantung.
Seperti yang kamu ketahui, penyakit jantung menjadi masalah kesehatan yang menyumbang angka kematian terbesar. Selain itu, kelainan ini juga bisa terjadi pada semua usia, terutama orang tua.
Jadi, tidak ada salahnya untuk kamu dan orang tua rutin mengonsumsi rebusan tanaman ini untuk menjaga jantung tetap sehat.
Jahe juga menurunkan berat badan, berkat kandungan capsaicin pada rempah. Nutrisi tersebut bekerja dengan meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan keinginan untuk makan berlebihan.
Sederhananya, capsaicin dapat menekan nafsu makan. Jika kamu mengonsumsinya secara rutin, tanaman herbal ini dapat memicu penurunan asupan kalori yang tentunya berdampak pada menurunnya berat badan.
Mencegah diabetes, selain mual yang berkaitan dengan kehamilan, kegunaannya membantu meredakan mual yang berhubungan dengan perawatan setelah melakukan prosedur kemoterapi.
Caranya, kamu bisa mengonsumsi sebanyak 1 hingga 1,5 gram jahe setiap hari.
Untuk mendapatkan manfaat ini, jahe merah bekerja sebagai imunomodulator. Khasiat tersebut terjadi berkat kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya. Selain itu, tanaman herbal ini juga memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.
Namun, tidak selalu semua penyakit bisa sembuh dengan mengonsumsi ekstrak atau rebusan tanaman ini saja.


