lenterakalimantan.com, JAKARTA – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia BRI Liga 1 sudah memasuki masa jeda hingga Januari 2024 mendatang.
Dikutip dari bola.com, selepas libur BRI Liga 1 akan dilanjutkan satu matchday pada awal Februari. Kemudian dihentikan lagi selama tiga pekan lantaran agenda Pemilu 2024. Setelah itu, Liga 1 kembali dihelat pada 22 Februari 2024.
Liga 1 musim ini sudah berjalan selama 23 pekan. Persaingan di puncak klasemen pun semakin seru dan sengit. Borneo FC untuk sementara memimpin klasemen dengan perolehan 51 poin.
Satu di antara hal yang menarik untuk diulas adalah nilai pasar klub yang ternyata cukup fantastis. Terutama untuk posisi lima teratas.
Pertama Persib Bandung menjadi penantang serius dalam perburuan gelar juara BRI Liga 1 musim ini. Klub berjulukan Maung Bandung itu kini menempati urutan ketiga dengan koleksi 40 poin.
Pada bursa transfer putaran kedua, Persib Bandung tak banyak mendatangkan pemain. Mereka cuma menggaet dua legiun asing, yakni Kevin Ray Mendoza dan Stefano Beltrame.
Dikutip dari Transfermarkt, Tim Maung Bandung memiliki market value pemain Rp96,47 miliar dari 30 anggota di skuadnya. Termahal adalah sosok gelandang Marc Klok yang ditaksir harganya mencapai Rp7,82 miliar.
Kemudian Bhayangkara FC.The Guardian punya nilai atau harga Rp95,43 miliar dari 40 pemain. Ini tidak mengejutkan karena pada bursa transfer paruh musim, Bhayangkara FC mendaratkan sederet pemain top.
Radja Nainggolan memiliki harga pasar cukup fantastis. Mantan pemain Timnas Belgia itu mempunyai banderol sebesar Rp8,69 miliar. Disusul Matias Mier dengan harga pasaran mencapai Rp6,52 miliar.
Ketiga Bali United, klub berjulukan Serdadu Tridatu itu berkekuatan 33 pemain dengan total harga pasaran mencapai Rp88,12 miliar. Bali United menduduki urutan ketiga sebagai tim termahal di BRI Liga 1.
Pasukan Stefano Cugurra itu memiliki rata-rata harga pasaran pemain senilai Rp2,67 miliar. Adapun skuad Bali United tidak banyak berubah dibandingkan musim sebelumnya.
Lima pemain paling bernilai ditempati pemain asing. Mereka adalah Eber Bessa, Privat Mbarga, dan Jefferson dengan nilai Rp6,08 miliar. Diikuti Elias Dolah serta Adilson Maringa (Rp5,21 miliar).
Selanjut Dewa United menduduki posisi keempat untuk nilai skuad tertinggi di BRI Liga 1. Klub berjulukan Tangsel Warrior itu berkekuatan 31 pemain dan mempunyai total nilai jual pemain di angka Rp86,47 miliar.
Di posisi kelima ditempati Borneo FC. Klub yang dijuluki Pesut Etam itu punya nilai pasar Rp79,26 miliar. Musim ini mereka diperkuat 29 pemain.
Borneo FC memiliki rata-rata harga pasaran pemain hingga Rp2,73 miliar. Pesut Etam punya materi skuad merata dengan mayoritas pemain lokal yang bernilai tinggi.
Kei Hirose, misalnya. Gelandang asal Jepang itu ditaksir memiliki harga mencapai Rp5,65 miliar. Disusul pemain naturalisasi berdarah Belanda, Stefano Lilipaly (Rp5,21 miliar). Kemudian ada Leo Lelis dan Nadeo Argawinata dengan nilai pasar Rp4,78 miliar.


