lenterakalimantan.com, RANTAU – Mendengar kabar adanya rombongan aparat desa Kecamatan Tengah mengalami kecelakaan di KM 29 Banjarbaru saat akan berangkat ke Bandara Syamsudin Noor.
Pejabat Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin bersama Pj Ketua PKK Tapin Masrupah langsung mendatangi korban kecelakaan yang saat ini dilakukan perawatan secara itensif di Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, Sabtu (20/1/2024).
Kunjungan Penjabat Bupati Tapin bersama istri ini disambut langsung oleh pihak keluarga korban atas nama pasien Samsul Bahri di kamar nuri lantai 2 dan M Noor yang masih di ruang ICU lantai 2.
Muhammad Syarifuddin mengatakan, bahwa kunjungannya ke Rumah Sakit Idaman untuk memberikan semangat kepada korban kecelakaan dan langsung melihat kondisi pasien.
“Kunjungan ini kita lakukan untuk melihat kondisi aparat desa yang terlibat dalam kecelakaan beberapa waktu lalu, sejauh mana proses penyembuhannya,” ucapnya.
Selain itu, ia juga turut belasungkawa kepada korban meninggal dunia atas nama Mirza Pebrianto seorang pengemudi bis dan Hamidah seorang anggota BPD Pandulangan.
“Turut berbela sungkawa atas musibah yang terjadi pada Kamis subuh lalu di KM 29 Banjarbaru, semoga korban yang sedang dirawat segera sembuh,” ujar Pj Bupati.
Atas kejadian tersebut, Muhammad Syarifuddin menyerahkan sepenuhnya upaya penanganan kejadian kecelakaan maut tersebut kepada Satlantas Polres Banjarbaru.
Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara di jalan raya.
“Semoga ini semua menjadi pembelajaran kita agar selalu berhati-hati,” harapnya.
Seperti diketahui, kecelakaan yang terjadi di Jalan A Yani Km 29, Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Merupakan tabarakan maut yang melibatkan satu unit mobil SUV dengan satu unit minibus yang mengangkut rombongan aparat desa dari Kabupaten Tapin, pada Kamis 18 Januari 2024.
Akibat dari kecelakaan lalu lintas itu, dua orang penumpang minibus dinyatakan meninggal dunia dan penumpang lainnya mengalami luka-luka.


