lenterakalimantan.com, TANJUNG – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Bongkang, Kecamatan Haruai, milik Pemerintah Kabupaten Tabalong mengalami overload hingga belasan meter.
Adapun TPA Bongkang yang mengalami overload saat ini, tentunya tidak lepas dari perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, tahun 2024 ini, DLH Tabalong bakal membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di lokasi TPA Bongkang.
Kadis LH Tabalong, H Slamet Riyadi, mengatakan terkait pembangunan TPST pihaknya sudah mendapat restu dari Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah di 2024 ini kita akan mendapatkan dana fisik berupa perluasan untuk TPA Bongkang dan pembangunan TPST,” ucap Slamet, Rabu (31/1/2024).
Slamet menyebut, overloadnya TPA Bongkang disebabkan sampah dari semua kecamatan di Tabalong ditempatkan hanya satu TPA yakni di Bongkang.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa pengelolaan sampah ini melibatkan 12 kecamatan, maka TPA Bongkang saat ini sudah overload,” katanya.
Maka dari itu, dengan adanya TPST nantinya sampah yang ada di lokasi tersebut bakal dipilah terlebih dahulu, semisal ada yang dapat bermanfaat, maka bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.
“Untuk yang tidak terpakai masuk ke Landfiil, tetap ada yang terbuang di sana tapi tidak banyak lagi,” ucapnya.
Selain perluasan TPA Bongkang dan pembangunan TPST, Slamet menambahkan tahun ini pula dalam hal pengelolaan sampah pihaknya akan menambah 4 unit armada truk untuk sarana pengangkutan sampah.
“Ada 4 unit tahun ini,” tandasnya.


