lenterakalimantan.com, RANTAU – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tapin bersama Dinas Kesehatan setempat mengelar seminar Hari Gizi Nasional ke 64 di Aula Sekretariat PPK Kabupaten Tapin, Senin (19/02/2024).
Dalam pertemuan itu, Pj TP-PKK Tapin Masrupah Syafruddin berharap melalui pertemuan dan seminar di Hari Gizi Nasional bisa membuat generasi baru bisa lebih sehat dan lebih baik lagi.
“Kita berharap semoga dengan seminar ini, gizi anak di Kabupaten Tapin bisa tambah bagus dan anak – anak kita semakin sehat. Semoga ibu hamil dan ibu menyusui yang ikut kegiatan ini bisa lebih terbuka wawasannya, karena mereka paham dan mengerti bagaimana memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak – anaknya,” ucapnya saat bersama awak media.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Khalidah mengatakan, karena protein hewani menurutnya harus ada di setiap makanan balita, baik itu telur, ikan, ayam, atau produk olahan daging lainnya seperti sosis dan nugget.
“Karena itu kita dari Persatuan Ahli gizi (Persagi) Tapin bekerjasama dengan TP PKK dan Dinas Kesehatan menyelenggarakan seminar kesehatan dengan tema “Makanan Pendamping ASI Tinggi Protein Hewani Cegah Stunting” yang kita laksanakan dalam rangka peringatan hari gizi nasional ke 64,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya juga mengundang dokter spesialis anak RSUD Datu Sanggul sebagai narasumber dan peserta dari berbagai SOPD terkait, mitra kerja dari TP PKK, dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan seperti BAZNAS dan perwakilan ibu hamil, ibu menyusui dan kawan – kawan Persagi Tapin.
“Yang pasti dua hal penyebab stunting, yaitu kekurangan asupan gizi dan sakit, di mana kurangnya asupan gizi berkelanjutan akan menyebabkan stunting. Dan jika kekurangan gizi dalam waktu lama akan menjadi stunting seperti ibu hamil, anemia, ibu hamil kurang gizi, maka yang dikandungnya akan menjadi stunting saat lahir atau bayi berat lahir rendah,” bebernya.
Ia berharap, kedepan dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Tapin terus turun dengan didukung dan melibatkan semua pihak.


