lenterakalimantan.com, KOTABARU – Organisasi Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kawal Kompensasi Pulau Laut ( AK2TPL) Kotabaru menggelar aksi damai,Senin (18/3/2024).
Puluhan warga yang tergabung dalam aksi melakukan orasi mulai dari depan Pasar Limbur Raya hingga depan gedung DPRD Kotabaru.
Kegiatan berjalan tertib dan aman dengan dilakukan pengamanan oleh Anggota Polres Kotabaru .
Para aksi menyampaikan aspirasi oleh perwakilan berbagai LSM dan aktivis Kotabaru dan ditemui dan disambut Ketua DPRD Syairi mukhlis, Wakil ketua II M.Arif, serta anggota DPRD Mustakim.
Seperti yang disampaikan perwakilan LSM dan aktivis Wahyu, tentang pernyataan sikap AK2TPL diantaranya melihat kondisi dari carut marutnya pelaksanaan realisasi dana kompensasi Rp 700 Miliar yang di gelontorkan oleh PT.SCG kepada pemerintah Daerah ,terlebih lagi kepada fungsi dan tugas anggota DPRD sebagai controling yang harusnya menjalankan fungsi dan tugasnya secara propesional.
“Padahal sudah jelas PT.SCG sudah menjalankan kewajibannya memberikan dana kompensasi Rp 700 Miliar sesuai dengan MoU antara perusahaan dengan Pemda dalam bentuk Infrastruktur,”katanya.
AK2TPL menuntut dan menyatakan sikap seperti Mosi tidak percaya kepada panitia penyusun anggaran dan realisasi dana kompensasi, dan meminta segera bubarkan panitia penyusun anggaran dan realisasi dana kompensasi.
Dana kompensasi harus direalisasikan sesuai dengan MoU dengan memakai mengedepankan skala prioritas bukan merealisasikan karena ada kepentingan oknum panitia penyusun anggaran dan realisasi dana kompensasi.
Ketua DPRD Kotabaru menerima pernyataan sikap yang disampaikan AK2TPL dan akan mengagendakan Hearing dengan pihak Pemda, PT .SCG, aliansi LSM dan aktivis.


