lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemeneg) Kabupaten Balangan H Saribuddin, mengingatkan kepada calon jemaah haji, untuk selalu menjaga kesehatan dan kekuatan fisik, dalam persiapan melaksanakan Ibadah Haji 1445 Hijriah.
“Kami mengajak kepada seluruh calon jemaah haji di Kabupaten Balangan agar terus memperhatikan kesehatan dan menjaga kekuatan fisik beserta mental untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji nanti,” ucap Kakankemeng kepada lenterakalimantan.com di ruang kerjanya, Senin (18/3/2024).
Dia mengatakan, di tahun ini ada terdapat 5 orang calon jemaah haji yang berstatus sebagai lansia, dimana para lansia tersebut perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan khusus selama proses pelaksanaan ibadah haji.
Dari 189 orang calon jemaah yang telah melakukan pelunasan tahap pertama, ditemukan ada 134 orang merupakan jemaah reguler dan akan melaksanakan ibadah haji sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan.
“Mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M, ada sebanyak 189 orang calon jamaah haji dari Kabupaten Balangan telah berhasil melakukan pelunasan tahap pertama dari total 212 orang jamaah yang direncanakan,” jelasnya.
Menurut Saribuddin, pada tahapan pertama, masih terdapat sebagian calon jemaah yang belum dapat melunasi, karena dinyatakan tidak istithaah, haji merupakan ibadah yang mensyaratkan adanya kemampuan (istitha’ah) dalam pelaksanaan.
“Istihaah adalah kemampuan jemaah haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan, dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga, diantara istihaah yang harus terpenuhi adalah kesehatannya, oleh karena itu pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji perlu diperketat, sebelum calon jamaah melunasi pembayaran biaya haji,” terangnya.
Pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H / 2024 M, istilah kesehatan bagi calon jamaah haji adalah hal yang wajib sebelum melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
” Istithaah kesehatan merupakan syarat mutlak bagi jamaah haji sebelum melakukan pelunasan Bipih,” tandasnya.
Pemeriksaan kesehatan bagi para calon jamaah haji tetap menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatandan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.
“Sisanya ada 50 orang merupakan jamaah cadangan, yang siap berangkat jika ada penambahan kuota porsi haji,” tambahnya.
Saribuddin menyampaikan, apresiasi dan dukungan kepada seluruh jemaah haji yang telah melakukan pelunasan pada tahap pertama, serta tidak lupa memberikan semangat kepada mereka yang masih menunggu untuk memenuhi persyaratan kesehatan.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan akan terus memantau perkembangan dan memberikan bantuan serta pendampingan kepada para jamaah haji dalam rangka memastikan keberangkatan mereka dapat dilaksanakan dengan lancar dan aman.
“Semoga seluruh jamaah haji dari Kabupaten Balangan dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” harapnya.


