lenterakalimantan.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) menyiapkan tenaga kesehatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien anak di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Damanhuri (RSHD) Barabai.
Kepala Dinas Kesehatan HST, dr Desfi Delfiana Fahmi pada hari Sabtu (30/3/2024) mengatakan, selain untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit, upaya ini juga untuk mendukung bertambahnya fasilitas ruang rawat inap pasien anak di RSHD Barabai.
“Pemerintah daerah dalam hal ini Dinkes Kesehatan, berperan sebagai pembina, regulator, dan pengawas bagi rumah sakit,” ujarnya.
Dalam menjalankan fungsi itu, kata dr Desfi, pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret memberikan dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan yang berkualitas di Hulu Sungai Tengah.
“Tahun ini akan ada pembukaan rekrutmen PPPK untuk tenaga kesehatan yang akan ditempatkan dinas di rumah sakit dan dinas kesehatan,” kata Desfi.
Kendati demikian, untuk informasi resmi terkait jadwal, tahapan, dan jumlah kuota yang disediakan akan disampaikan langsung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) HST.
Sementara itu, Bupati HST Aulia Oktafiandi belum lama tadi baru saja meresmikan tiga ruang rawat inap anak di RSHD Barabai. Di antaranya yakni ruangan PICU (Pediatric Intensive Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), dan Perinatologi.
Hadirnya fasilitas kesehatan ini untuk meminimalisir angka kematian pasien anak, baik dari daerah setempat maupun luar daerah. Terlebih dapat jadi rujukan beberapa daerah tetangga, khususnya Banua Enam.
Bupati Aulia Oktafiandi menekankan, dengan diresmikannya tiga ruang rawat inap anak itu diharapkan agar pelayanan pasien bagi anak lebih maksimal lagi.
“Untuk itu, tenaga kesehatan di rumah sakit harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tutup Bupati.


