Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merilis kondisi perekonomian nasional masih melanjutkan tren positifnya hingga pada April 2024 ini. Foto: DJPb Kalsel
lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merilis kondisi perekonomian nasional masih melanjutkan tren positifnya hingga pada April 2024 ini.
Peningkatan mobilitas masyarakat dan Pemilu 2024 menjadi pemicu tumbuhnya perekonomian Kalsel.
“Untuk APBN didorong karena adanya Pileg dan Pilpres, sehingga sampai April kemarin belanja paling tinggi ada di KPU dan Bawaslu,” ujar Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Syafriadi.
Menurutnya peran dari pesta demokrasi sangatlah membantu mendorong penyerapan anggaran nasional yang digunakan di daerah dan dirasakan oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan adanya Pilkada bisa untuk mempercepat belanja dan dilaksanakan dengan bahagia,” ucapnya.
Berdasarkan data resmi, kinerja APBN sampai dengan April 2024, dari sisi pendapatan telah terealisasi sebesar Rp6,71 triliun atau 29,01% dari target.
Jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2023, pertumbuhan negatif 23,06%. Untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menunjukkan angka pertumbuhan yang positif yaitu 10,72% dengan realisasi sebesar Rp 672,31 miliar.
Dari sisi belanja negara, realisasi total belanja negara sebesar Rp 13,03 triliun atau 34,26% dari pagu. Capaian ini meningkat 24,63% dibandingkan tahun lalu.
“Ini sebuah hal yang diluar dugaan kami, belanja APBD lebih baik daripada tahun lalu,” pungkasnya.


