Tahun Ini, Bupati Abdul Hadi Bedah Ratusan Rumah Warga Balangan

Kabid Perkim Dinas PUPR Kabupaten Balangan Rudi Haryadie. Foto: Windi/lenterakalimantan.com
Kabid Perkim Dinas PUPR Kabupaten Balangan Rudi Haryadie. Foto: Windi/lenterakalimantan.com

lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, melalui Bupati Abdul Hadi tahun ini, 2024 akan merealisasi bedah ratusan rumah dengan perpanjangan tangan Dinas PUPR Perkim setempat.

Kabid Perkim Dinas PUPR Balangan, Rudi Haryadie saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com, membenarkan bahwa untuk tahun ini pihaknya akan merealisasi bedah rumah untuk warga Balangan.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 780 buah rumah akan kita bedah, rumah layak dan tidak layak sudah kita seleksi melalui Tim Verifikasi Lapangan (TVL) sebagai dasar ketentuan kelayakan agar tepat sasaran,” ucapnya Jumat (17/5/2024).

Dia mengakui bahwa, data yang diadopsi di lapangan rata-rata berdasarkan data usulan dari kepala desa, tidak berhenti sampai di situ data tersebut akan diverifikasi kembali untuk disurvei secara langsung oleh tim.

“Kami menyesuaikan data fakta lapangan, meskipun usulan tersebut bersumber dari kepala desa, pernah ada kejadian dimana rumah tersebut memang layak untuk dibedah, setelah dilakukan verifikasi ternyata pemilik rumah yang bersangkutan memiliki mobil mewah serta sarang burung walet, dan selanjutnya kita batalkan,” jelas Kabid Perkim Dinas PUPR Rudi Haryadie di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, proses kegiatan bedah rumah diselesaikan tahun ini, meskipun dikerjakan secara bertahap, setiap rumah yang layak untuk dibedah rata-rata menerima anggaran sebesar Rp 30 juta.

“Dari budget Rp 30 juta, 85 persen untuk bahan material dan 15 persen untuk upah pekerja dan silakan untuk dikelola sendiri, kalau material kami yang membelikan agar sesuai dengan kebutuhan material yang sudah ditentukan,” bebernya.

Dinas PUPR Perkim Kabupaten Balangan juga memprioritaskan rumah tidak layak sama sekali, dimana pengerjaannya lebih dulu dilaksanakan, untuk rumah terdampak bencana alam juga dianggarkan dengan nilai Rp 50 juta.

Dalam hal ini, pemerintah daerah melakukan upaya memberi pemahaman kepada warga di Balangan, kategori rumah layak dan tidak layak jelas sesuatu yang berbeda.

Dia memastikan tidak semua rumah bisa mendapatkan bantuan dari bedah rumah, di mana kondisi kelayakan fisik rumah menentukan segalanya, akan tetapi juga memperhatikan faktor-faktor lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *