lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan merencanakan pembuatan 10 embung di 2024, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian setempat.
Sejak 2023, Pemkab Balangan melalui instansi terkait, sudah membuat sebanyak 20 embung. Di tahun ini, kegiatan serupa akan kembali dilanjutkan dengan membuat 10 embung.
Embung atau cekungan penampung (retentiin basin) merupakan permukaan tanah yang lebih rendah dari daratan sekitarnya, dengan area cakupan yang cukup luas sebagai penampung air.
Secara umum, embung digunakan sebagai sarana pengendali air untuk keperluan tertentu, sebagai tempat penampung air, embung juga memiliki beberapa fungsi.
Selain bermanfaat bagi manusia, embung juga difungsikan untuk keseimbangan alam.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Balangan Taufiqurrahman kepada lenterakalimantan.com, menjelaskan bahwa fungsi embung sebenarnya adalah untuk konservasi air baku (minum/irigasi), fungsi lainnya digunakan sebagai pariwisata, perikanan dan lain sebagainya.
“Adanya embung juga sebagai penyediaan sumber air baku, suplesi irigasi dimusim kemarau untuk tanaman, perkebunan dan juga peternakan,” ucapnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/5/2024).
Dia juga menambahkan, pembuatan embung untuk pertanian bertujuan antara lain sebagai penampungan air hujan dan aliran permukaan (run off) pada wilayah sekitarnya, serta sumbe air lainnya yang memungkinkan, parit, sungai-sungai kecil dan sejenisnya,” ujar Taufiqurrahman.
Pentingnya keberadaan embung bagi keberlangsungan pertanian di Kabupaten Balangan, maka di 2024 Pemkab Balangan kembali membuat 10 embung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian.
“Di tahun ini, pemerintah daerah akan menambah 10 buah lagi embung, tentunya embung difungsikan sebagai sarana penunjang kegiatan bagi para petani di Kabupaten Balangan,” pungkasnya.


