Tutup Aktivitas PTPN IV, Kades Tebing Siring: Ini Bentuk Protes Warga Tala Lambatnya Proses Pelepasan Jalan

Warga Desa Tebing Siring lakukan aksi di jalan PTPN IV REGIONAL V. Foto: dok. Warga Tebing Siring
Warga Desa Tebing Siring lakukan aksi di jalan PTPN IV REGIONAL V. Foto: dok. Warga Tebing Siring

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Sebagian warga Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), kembali melakukan tuntutan terkait pelepasan jalan PTPN IV regional V, Rabu (29/5/2024).

Kepala Desa Tebing Siring, Mulyadi, saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com, melalui telepon membenarkan, pihaknya bersama para relawan-relawan desa turun ke jalan untuk melakukan aksi.

Bacaan Lainnya

Ia bilang, tuntunan kali ini warga melakukan penutupan akses jalan khusus untuk aktivitas PTPN IV regional V.

“Selama belum ada kejelasan dari pihak Kementerian BUMN terkait pelepasan jalan ke pihak Pemkab Tala, maka warga secara bergantian akan melakukan aksi dan menduduki akses jalan ini,” katanya.

Mulyadi menyayangkan, akan lambanya proses pelepasan jalan PTPN IV regional V kepada Pemkab Tala. Padahal sudah ada pertemuan Pemkab Tala dengan pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beberapa waktu lalu.

“Kami dan warga melakukan aksi ini bentuk protes kepada pihak pusat yang lambat memproses pelepasan jalan tersebut,” ucapnya.

Mulyadi berharap, keluh kesah warga Desa Tebing Siring dapat didengar oleh Presiden Joko Widodo, Prabowo maupun Menteri BUMN, Erick Thohir.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi pernah datang ke desanya pada 2017 melalui jalan rusak puluhan tahun tidak diaspal, untuk menyerahkan sertifikat kepada warga di Gunung Langkaras.

“Permohonan pelepasan jalan ini dimulai sejak tahun 2012 sampai 2024. Dengan kerja keras Pemkab Tala, pengajuan pelepasan jalan ini sudah dibahas di Kementerian BUMN,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *