lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait pelayanan kesehatan RSUD Muara Teweh dan Puskesmas se-Barito Utara, digelar DPRD di ruang rapat Sekretariat Dewan setempat, Senin (3/6/2024).
Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, memimpin rapat didampingi Wakil Ketua I, H Parmana Setiawan, anggota DPRD dan dihadiri Staf Ahli Bupati, drg Dwi Agus Setijowati, Sekretaris Dinas Kesehatan, Ruyanto.
Hadir juga Direktur RSUD Muara Teweh, dr Tiur Maida, Sekretaris BKPSDM, Ira Akhmadi, Kepala Kantor BPJS Cabang Muara Teweh, Achmadi Zainuddin dan Kepala Puskesmas se-Barito Utara.
Mery Rukaini mengatakan, rapat dengar pendapat ini dilaksanakan dalam rangka merespon banyaknya laporan masyarakat kepada DPRD melalui telepon dan WhatsApp, yang mengeluhkan pelayanan kesehatan se-Barito Utara baik pada rumah sakit, puskesmas maupun pustu.
Selain ketua DPRD, Ketua Komisi III DPRD H.Tajeri dan anggota Komisi III Hasrat juga memberikan saran dan masukan terkait pelayanan, fasilitas, tata tertib dan pengadaan tenaga dokter spesialis di RSUD Muara Teweh.
Mereka menyarankan agar Dinkes menyampaikan langsung kepada masyarakat. Soal data masyarakat yang ditanggung oleh pemerintah daerah untuk dicek kembali daftar nama yang masih aktif atau tidak.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Acmad Zainuddin menerangkan penduduk Kabupaten Barito Utara 98% sudah terdaftar, per 1 mei 2024 yang aktif sekitar 60%-61% namun per 1 juni 2024 ada penambahan peserta yang didaftarkan pemerintah daerah dengan persentase 76%-77% atau sekitar 124.000 jiwa yang aktif.
“Pemerintah Daerah bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PMD dan Dinas Dukcapil, apabila ada masyarakat yang tidak memiliki BPJS tidak perlu menunggu lama selama NIK KTP terdaftar di Dinas Dukcapil dan bisa langsung didaftarkan dan aktif sehingga bisa mendapatkan penjaminan pelayanan kesehatan,” ungkap Achmad Zainuddin.
Direktur RSUD Muara Teweh Tiur Maida mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya anggota DPRD Barito Utara yang selalu memberikan respon positif kepada RSUD Muara Teweh.
“Dengan adanya RDP ini saya bersama team RSUD Muara Teweh akan terus berbenah terkait kekurangan dan pelayanan di RSUD Muara Teweh,” kata Tiur.
“Dari RDP tersebut akhirnya dihasilkan 11 kesimpulan yang merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui peningkatan penyediaan sarana dan prasarana, sosialisasi dan pembenahan prosedur pelayanan kesehatan, penyediaan tenaga medis, serta dukungan anggaran yang memadai sudah kita sepakati bersama,” kata Mery Rukaini.


