lenterakalimantan.com, TAMIYANG LAYANG – Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, Kamis (27/6/2024) siang disambut meriah masyarakat setempat.
Selain menorehkan sejarah pertama kalinya daerah ini dikunjungi seorang Kepala Negara, kedatangan Presiden Jokowi juga memberikan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi warga Bartim.
“Ini tentu catatan luar biasa, kita dikunjungi seorang Presiden, yang notabene jadwalnya luar biasa padat. Dan tentunya membuat daerah kita jadi diperhatikan langsung,” ucap Andri, salah seorang PNS, yang ikut dalam upacara penyambutan presiden, di RSUD Tamiang Layang.
Para pasien maupun keluarga yang berada di RSUD khususnya di kelas III sangat berharap Jokowi berkeliling meninjau ruangan, seperti yang dilakukan di beberapa daerah lain.
Namun karena jadwal yang padat,
Presiden hanya sempat menyapa masyarakat yang berada di bagian depan RSUD dengan senyuman dan gayanya yang khas, melayani salaman serta foto selfie beberapa warga.
Seperti yang dikatakannya kepada wartawan, kunjungannya ke RSUD Tamiang Layang, adalah untuk melihat langsung bagaimana fasilitas serta pelayanan publik ini.
“Ya kita cek semuanya. Karena nanti ada rencana pemberian bantuan alat kesehatan, seperti city scan dan lain-lain. Makanya kita survei dulu bagaimana gedungnya, terlebih sumber daya manusianya. Layak atau tidak untuk menerima bantuan alkes nanti,” ujar Presiden Jokowi.
Selepas mengunjungi RSUD Tamiang Layang, rombongan presiden bertolak ke Pasar Temanggung Jayakarti, Tamiang Layang.
Di lokasi itu pun Presiden Jokowi dasambut meriah masyarakat yang sudah lama menunggu di sana, Jokowi melambaikan tangan membalas sapaan warga sebelum kemudian melakukan pengecekan harga serta ketersediaan barang.
“Saya sudah cek ke pedagang, seperti juga yang di Pasar Mentaya, Sampit, Kotawaringin Timur. Harga-harga di sana ya tidak terlalu beda dengan di Jawa. Itu artinya, ketersediaan barang dan distribusinya sangat baik. Kalau barangnya langka, kan sudah tentu barang jadi mahal,” katanya.


