lenterakalimantan.com, PARINGIN – Sebagai upaya meningkatkan Keluarga Berkualitas (KB) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3A P2KB PMD) melakukan optimalisasi kampung KB di Kecamatan Paringin, Selasa (4/6/2024).
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Kalimantan Selatan (Kalsel), Sopyan, mengatakan upaya penguatan yang dilakukan pemerintah provinsi maupun daerah, mengacu pada Inpres Nomor 3 tahun 2022 tentang Optimalisasi Kampung KB.
Dari inpres tersebut diharapkan semua desa yang ada di Balangan mengikuti program kampung KB, terlebih dalam upaya pengoptimalan dalam meningkatkan kualitas kampung KB.
“Klasifikasi kampung KB yang ada disini sudah terbentuk sebanyak 157 kampung KB/kelurahan, dan kita lihat nanti upaya peningkatan pengelolaannya, tinggal bagaimana cara kita meningkatkan klasifikasinya,” ucapnya.
Menindaklanjuti hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Balangan, Musnih, menyampaikan maksud dan tujuan dari upaya penguatan dan pengoptimalisasian, ialah untuk meningkatkan kualitas kampung KB dari tingkat dasar, berkembang secara mandiri hinggi paripurna.
“Inti dari penguatan, adalah untuk meningkatkan kampung KB pada tingkat dasar, tujuan kedepan maka semakin banyak kampung KB yang paripurna,” ungkapnya.
Di kegiatan ini, juga dibarengi dengan penyerahan sebanyak 20 paket bahan kebutuhan pokok (bapok) kepada keluarga yang memiliki balita dan batita berisiko stunting.
Pemerintah daerah mengharapkan kepada sejumlah para kader KB, kepala desa dan penyuluh KB Kecamatan Paringin yang terlibat langsung pada kegiatan ini.
“Diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi daerah dan juga warganya di masing-masing desa dalam upaya meningkatkan pengoptimalan peran desa, kader desa dan penyuh KB untuk kampung keluarga berkualitas,” katanya.


