lenterakalimantan.com, KOTABARU – Nina Yuliana Anggraini, seorang guru sekolah Dasar rela menempuh jarak sekitar 5 kilometer untuk menjemput anak-anak agar bisa sekolah. Itu semua demi kelancaran anak-anak bersekolah.
Perempuan berusia 27 tahun ini mengorbankan segalanya untuk mendidik anak murid di SDN Tapaling, Desa Sungai Nipah, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten kotabaru, Jum’at (6/1/23).
Ibu Nina, begitu sosok ini biasa disapa, merupakan seorang guru muda yang sudah menjalani tahun ketiga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Perempuan asal Banjarbaru, mengajar di Desa Sungai Nipah, yang jauh dari ingar bingar pusat kota Kotabaru.
Selain pengorbanan latar belakang domisili yang membuat Nina terlihat berbeda dan istimewa adalah sikapnya terhadap dua siswa SDN Tapaling yang nyaris putus sekolah. Hampir setiap hari mengantar jemput anak muridnya itu lantaran kedua murid tersebut terganjal faktor ekonomi.
Mengetahui pengorbanan seorang guru tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotabaru, Selamat Riyadi mengapresiasi sikap mulia Nina.
Bahkan, ia berjanji akan memberikan beasiswa kepada kedua siswa yang sempat mogok sekolah karena masalah ekonomi itu.
“Tentu kami apresiasi dan memberi penghargaan atas dedikasinya ibu Nina ini,” katanya.
Bahkan dia meminta agar kepala sekolah SDN Tapaling segera menyampaikan data kedua siswa yang kurang mampu tersebut ke Disdikbud Kotabaru.
“Untuk kepala sekolah silakan sampaikan datanya ke kami, biar 2023 ini kedua siswa diberi beasiswa,” tandas selamat riyadi.


