• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: 300 Sapi Diduga Terjangkit Penyakit Lato-Lato, Ini Upaya Disnakkeswan Tala
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home 300 Sapi Diduga Terjangkit Penyakit Lato-Lato, Ini Upaya Disnakkeswan Tala
BeritaKALIMANTAN SELATANKesehatan

300 Sapi Diduga Terjangkit Penyakit Lato-Lato, Ini Upaya Disnakkeswan Tala

Asep Sobari
Asep Sobari
Share
2 Min Read
Ilustrasi peternakan sapi. Foto: telisik.id
Ilustrasi peternakan sapi. Foto: telisik.id
SHARE

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut (Tala), menemukan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau lato-lato.

Sebanyak 300 ekor yang ditemukan terkena penyakit lato-lato yang dapat menyebabkan kematian sapi di tiga kecamatan.

Drh Muhammad Taufik pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala mengatakan, penyakit lato-lato ditemukan selama satu bulan terakhir ini ada di Kecamatan, Takisung, Panyipatan dan Tambang Ulang.

Penyakit kulit benjolan pada sapi ini berbeda dengan penyakit penyakit mulut dan kuku (PMK) namun penyembuhan penyakit lato-lato agak lambat.

“Penyakit lato-lato disebarkan melalui gigitan lalat, kalau sapi di kandang ada yang terkena penyakit belum tentu menyebar ke sapi lainnya,” katanya, Senin (15/7/2024).

Taufik menambahkan, dengan adanya kasus penyakit lato-lato ini, maka pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah melakukan upaya penyuntikan terhadap sapi yang terkena penyakit tersebut.

“Kita sudah melakukan tindakan pelayanan, pengobatan melalui antibiotik, pemberian vitamin, vaksinasi dan obat penyembuhan lainnya,” ucapnya.

Taufik menambahkan, sapi dengan kondisi tersebut muncul dengan kondisi badan penuh benjolan bisa menyebabkan benjolan pecah dengan risiko tingkat kesembuhan sangat rendah hingga kematian sapi.

“Bila sapi turun nafsu makan tingkat kesembuhannya agak sulit, tapi bila mau makan tingkat kesembuhannya bagus lagi,” ujarnya.

Menurutnya, sejak satu bulan terakhir ditemukan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau lato-lato tercatat ada 300 ekor sapi terjangkit dan mati menjadi bangkai sekitar 15 sapi. Selainya 30 sapi sempat dipotong oleh pemiliknya.

“Penyakit lato-lato ini rentan menyerang pada jenis sapi PO putih, sama sapi limosin. Berbeda dengan jenis sapi bali dan simental lebih tahan terserang lato-lato,” jelasnya.

Ia bilang peternak perlu mewaspadai penyakit tersebut menyerang sapi dengan kondisi demam, nafsu makan turun dengan ditumbuhi bintik benjolan pada badan sapi.

“Kalau ditemukan gejala seperti itu peternak segera melaporkan ke petugas yang ada di desanya, cepat ditangani kesembuhannya cukup besar,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tala, Iwan Persada, mengimbau kepada peternak sapi, selalu memperhatikan kondisi kebersihan kandang.

“Kandang sapi diberikan penyemprotan dan pengasapan supaya lalat tidak banyak di sekitar kandang,” pungkasnya.

Terpopuler

Wamendikdasmen Apresiasi Inovasi Kapuas, Luncurkan Kapal Guru Pesisir
Wamendikdasmen Apresiasi Inovasi Kapuas, Luncurkan Kapal Guru Pesisir
KALIMANTAN TENGAH
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Danlanal Kotabaru Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam Pemilu 2024

Hukuman Berat Menanti Tiga Pelaku Pemerkosaan dan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Aliran Sungai Tidak Lancar Sebabkan Ratusan Rumah di Kurau Tala Terendam

Pemkab Kapuas Peringati HUT Kalteng

Role Model, Sekda Tala Apresiasi Kampung Bebas Narkoba di Sarang Halang

Anggota DPRD Kotabaru Rabbiansyah Serap Aspirasi Warga

Betakunan AMAN, Cara Kreatif Kampanye Terbuka Aulia-Mansyah Serap Aspirasi Masyarakat

Pj Bupati Kapuas Gelar Open House

DPRD Tala Gelar Paripurna Penetapan Calon Pimpinan Dewan

Optimalkan Pengelolaan Sampah di HST, Bupati Aulia Serahkan Satu Unit Bulldozer D3

TAGGED:300 Sapi Diduga Terjangkit PenyakitDisnakkeswan TalaPenyakit Lato-LatoTanah Laut
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Dinas PUPR Perkim Balangan melakukan sosialisasi untuk program inovasi Basalaman dengan sejumlah pihak terkait. Foto: PUPR Perkim Balangan Minimnya SDM-Ekonomi Jadi Faktor Utama, Program Basalaman Bupati Dianggap Mampu Ubah Balangan ke ODF
Next Article DPRD Kotabaru gelar rapat paripurna pembahasan KUA PPAS 2025 Bupati Kotabaru, Senin (15/7/2024). Foto: Sekwan Kotabaru DPRD Kotabaru Gelar Rapat Penyampaian KUA PPAS 2025 Bupati

Latest News

35 Jamaah Haji Asal Kapuas Berangkat ke Embarkasi Banjarmasin
35 Jamaah Haji Asal Kapuas Berangkat ke Embarkasi Banjarmasin
KALIMANTAN TENGAH Mei 4, 2026
MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin
MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Disambut Antusias, Jadi Momentum Pembinaan Sepak Bola Putri
Olahraga Mei 3, 2026
Video Viral, Oknum Komisioner KPU Tanah Bumbu Diduga Terpergok Istri, BM Klarifikasi: Hanya Rekan Aktivis
Berita Mei 3, 2026
Huma betang night
Huma Betang Night Kembali Digelar, Pemprov Kalteng Luncurkan Program Strategis 2026
KALIMANTAN TENGAH Mei 3, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?