lenterakalimantan.com, PARINGIN – Sebanyak ratusan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Balangan, memasuki tahap pembangunan yang rencananya akan dikerjakan dalam dua tahapan di 2024.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR Perkim Balangan, Rudi Haryadie kepada lenterakalimantan.com, Sabtu (13/7/2024).
“Pada tahun ini, ada 780 unit rumah tidak layak huni yang akan dibedah, proses pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap, untuk tahap pertama sebanyak 384 unit RTLH yang akan dibedah, saat ini sudah masuk progres pembangunan,” bebernya via WhatsApp.
Rudi juga menyampaikan, pada pelaksanaan bedah rumah tahap pertama, ada di empat kecamatan yang melaksanakan, yakni Awayan, Tebing Tinggi, Paringin, dan Paringin Selatan.
“Untuk bantuan bedah rumah, kami tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, jadi proses pembangunan atau pengerjaannya diserahkan langsung kepada masyarakat yang bersangkutan, melalui jasa tukang maupun swadaya, bagi yang rumahnya dibedah, silakan dikerjakan sendiri ataupun memakai jasa tukang,” jelas Rudi.
Sebagai orang yang bertanggung jawab dalam urusan ini, ia menjelaskan, bahwa bantuan bedah rumah kepada masing-masing penerima akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 30 juta, bukan bantuan berupa rumah yang dirombak langsung jadi.
“Jumlah uang yang diserahkan untuk masyarakat dengan nilai Rp 30 juta, yang mana dari nominal tersebut, 80 persen dipergunakan untuk bahan bangunan, dan 20 persennya untuk jasa, istilahnya untuk upah tukang,” ucap Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR Perkim Balangan, yang akrab disapa, Rudi.
Progres pengerjaan bedah rumah tahap dua, saat ini masih dalam proses tahap verifikasi, ini dilakukan agar bantuan bedah rumah tidak layak huni bisa tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan dari aturan yang diberlakukan pemerintah.












