lenterakalimanta.com, PELAIHARI – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam warga di Kelurahan Karang taruna, Tanah Laut (Tala) tepatnya di trans telaga menggelar kesenian kuda lumping dari Turonggo Taruno Budoyo, Jumat (26/7/2024) malam.
Kuda Lumping, sebuah seni pertunjukan tradisional Jawa yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.
Dari pantauan media ini warga setempat maupun dari luar antusias melihat pentas seni kuda lumping.
Lantunan suara gamelan kuda lumping mengiringi dua orang suara sinden, dibarengi dengan empat anak penari kuda lumping yang sangat lincah menampilkan tunggangan kudanya.
Suara gemericik kaki pada saat dihentakan ke tanah dengan gerakan lemah gemulai mengikuti suara gamelan.
Acara semakin tambah meriah, pada saat menampilkan sekelompok prajurit menunggang kuda diperankan lima anak remaja.
Suara pecut terdengar keras menandakan kesenian Turonggo Taruno Budoyo, menampilkan kesenian barongan dikolaborasi dengan pemain kuda lumping.
Ada sembilan kelompok barongan yang ditampilkan dengan menggambarkan keperkasaan mengenakan kepala naga.
Ketua RT 13 Saiful mengatakan, acara kesenian kuda lumping tersebut dalam rangka memperingati tahun baru Islam, dan biasanya digelar dalam satu tahun sekali.
Ia mengatakan, para pelaku kesenian Turonggo Taruno Budoyo yakni warga setempat. “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan tertib,” tandasnya.
Di tempat yang sama Supriyanto, pemimpin kesenian Turonggo Taruno Budoyo menambahkan, kesenian ini dibentuk pada 2010.
Kesenian kuda lumping Turonggo Taruno Budoyo langganan juara pertama di beberapa event yang digelar di Tala.
“Salah satunya pentas seni dan budaya pada tahun 2016, dan 2019,” pungkasnya.


