“Pesatnya kemajuan teknologi digital (internet) merupakan sebuah keniscayaan yang harus kita hadapi. Maka masyarakat Tabalong harus melek terhadap dunia digital,” tegas Haji Fani lagi.
Sementara itu pemerintah daerah dikatakannya, juga menyediakan 25 titik internet gratis yang tersebar di Ruang Terbuka Hijau (RTH), fasilitas pendidikan, dan ruang-ruang publik lainnya.
Ke depannya, ungkap H Fani, infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Tabalong akan terus-menerus dikembangkan melalui berbagai terobosan dan inovasi, sehingga tidak ada lagi kawasan blank spot, tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan jaringan internet.
“Menyambut Tabalong sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), jaraknya tidak lebih dari 200 km, masyarakat Tabalong khususnya generasi muda, harus semakin mengembangkan diri, harus mampu meningkatkan kapasitasnya dan siap bersaing,” tutupnya.


