lenterakalimantan.com, RANTAU – Dalam rangka menjaga keamanan dan kedamaian selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Forkopimda Kabupaten Tapin bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November mendatang dan menggunakan hak pilih mereka.
PJ Bupati Tapin, M. Syarifuddin, M.Pd., menyampaikan harapannya agar partisipasi masyarakat dalam Pilkada nanti dapat mencapai atau bahkan melampaui angka 90,07%, seperti yang terjadi pada Pemilu sebelumnya.
Hal ini disampaikannya saat membuka rapat Forkopimda yang membahas peran FPK dalam mewujudkan Pilkada serentak yang aman dan damai, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin di Café Befo, Jalan By Pass Rantau, Sabtu malam (31/08/2024).
“Keamanan dan kedamaian di Kabupaten Tapin harus kita jaga bersama, agar Pilkada nanti berjalan kondusif. Kami berharap partisipasi masyarakat minimal bisa sama dengan Pemilu lalu, dan lebih baik lagi jika bisa meningkat,” ujar M. Syarifuddin.
Beliau menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku di Kabupaten Tapin. “Kita semua bersaudara, dan harus menjaga persatuan dalam menyongsong Pilkada pada 27 November nanti. Semua elemen masyarakat diharapkan bisa memberikan edukasi dan mendukung terciptanya suasana aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Kepala Badan Kesbangpol Tapin, Hj. Aulia Ulfah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk membahas peran FPK dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada 2024. “Kita berharap Pilkada nanti bisa berjalan dengan aman, damai, dan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.
Ketua FPK Tapin, H. Muryasin, menegaskan bahwa dari 10 suku yang ada di Kabupaten Tapin, semua akan bekerja sama mengawal agar Pilkada berjalan aman dan partisipasi masyarakat meningkat, dengan target partisipasi di atas 90%. “Kami telah melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula di sekolah-sekolah di 12 kecamatan, mengajak mereka dan masyarakat lainnya untuk hadir di TPS pada 27 November nanti dan menggunakan hak pilihnya,” ujar H. Muryasin singkat.
Aspemkesra H. Zainal Abidin menyampaikan harapan agar masing-masing suku tidak memberikan dukungan atas nama suku kepada salah satu pasangan calon, karena hal tersebut dikhawatirkan dapat memicu gesekan antarsuku. Sementara itu, Fadlianor mengimbau semua pihak untuk menangkal kampanye hitam melalui media sosial yang bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Dalam rapat ini dihadiri oleh PJ Bupati Tapin, M. Syarifuddin, anggota DPRD Tapin H. Ikhwanudin Husin, Wakapolres Kompol Rainhard Maradona, Ketua KPU Fakhrian Noor, Kasat Intel Polres Tapin, Pasi Pers Kapt Inf Zainal Arifin, Asisten Pemerintah dan Kesra H. Zainal Abidin, Asmintum H. Fiqri Irmawan, S.STP, Kepala Badan Kesbangpol Tapin Hj. Aulia Ulfah, Kabag Pemerintahan Padlianor, serta perwakilan Forkopimda, jajaran Badan Kesbangpol Tapin, dan Ketua FPK Tapin H. Muryasin bersama perwakilan suku-suku di Kabupaten Tapin.


