Lenterakalimantan.com, RANTAU – Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-79, Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Bagian Kesra Setda Tapin menggelar Sholat Hajat berjamaah pada Kamis (15/08). Acara ini berlangsung di kediaman dinas Bupati Tapin dan dihadiri oleh para ulama, umara, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tapin.
PJ Bupati Tapin, M Syarifuddin, M.Pd, bersama Sekretaris Daerah Dr. H. Sufiansyah, M.A.P, turut hadir dalam acara tersebut. Sholat Maghrib dipimpin oleh Guru HM Yunus dari Sei Rutas.
Dalam sambutannya, Pj Bupati M Syarifuddin menjelaskan bahwa pelaksanaan Sholat Hajat ini sudah menjadi tradisi tahunan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, hari-hari besar keagamaan, dan peringatan penting lainnya di Kabupaten Tapin. “Ini adalah momen bagi kita untuk bersama-sama mendoakan keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Tapin,” ujarnya.
Selain itu, beliau juga menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-74 sebelumnya, serta persiapan untuk upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI pada Sabtu, 17 Agustus. “Alhamdulillah, sudah 79 tahun kita merdeka. Semoga kita terus bisa menjaga semangat kemerdekaan, kedamaian, keamanan, serta kerukunan di daerah kita,” tambahnya.
Bupati Syarifuddin juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan, terutama di tahun politik ini, agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, serta hindari konflik yang bisa merusak kerukunan di Tapin,” tegasnya.
Menjelang musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga September, Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. “Mari kita bersama-sama mencegah terjadinya bencana kebakaran. Mudah-mudahan, dengan Sholat Hajat ini, kita dapat berdoa agar Banua kita senantiasa dilimpahi berkah,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penyakit Muntaber yang kerap muncul di musim kemarau, serta potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar.
“Sholat Hajat dan doa bersama ini merupakan wujud syukur kita, bahwa kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan merayakan HUT RI tahun ini. Semoga kita semua selalu dalam keadaan aman, tentram, sehat, dan selamat,” pungkasnya.


