lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dewan Pers ingatkan para insan media dan wartawan untuk berperan sebagai wasit yang adil dalam menghadapi Pilkada serentak 2024.
Jika bersikap sebaliknya Dewan Pers meminta untuk segera mengundurkan diri.
Jelang pilkada serentak 2024 pada 27 November nanti. Selama masa tahapannya para insan media atau wartawan diingatkan agar bersikap adil dalam membuat pemberitaan.
Hal itu diingatkan, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu saat menghadiri Rapat Evaluasi Kehumasan dengan tema “Sinergitas Media dan Jajaran Bawaslu Kalsel Pasca Pemilu 2024” di salah satu hotel di Banjarmasin, Minggu (25/8/2024).
Menurut Ninik, peran media dalam Pilkada sangat krusial untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tidak memihak, sehingga mereka dapat memilih calon pemimpin yang tepat.
“Pers harus menjadi wasit yang adil, memiliki nilai moral, integritas, serta bertanggung jawab sesuai dengan kode etik jurnalistik dalam Pilkada ini,” ujar Ninik.
Dia bilang, media memiliki tanggung jawab untuk membantu publik dalam membuat keputusan yang tepat dengan menyediakan informasi yang seimbang dan tidak berpihak.
Sementara Ketua Bawaslu Kalimantan Selatan (Kalsel), Aries Mardiono, mengapresiasi para insan media dan wartawan di Kalsel. Sebab dari data secara nasional, Kalsel tercatat menjadi daerah dengan pemberitaan tahapan pilkada terbanyak se-Indonesia yaitu selama pileg 2024 kemarin ada sebanyak 2.055 berita.
Menurutnya, sinergitas dengan awak media sangat penting untuk menjadi konsumsi informasi khususnya terkait perihal pilkada di Kalsel.
Dalam kegiatan Rapat Evaluasi Kehumasan, tersebut, Bawaslu Kalsel, tidak hanya mengundang puluhan media online, cetak, radio dan juga televisi namun juga pers mahasiswa dari berbagai kampus di Kalsel.


