Ali sering berkeliling untuk menantikan siapa saja yang membutuhkan bantuan atau ingin bertanya kepadanya. Suatu ketika, pada siang yang terik, Ali tiba di pasar. Sang khalifah mengenakan dua lapis pakaian: gamis sebatas betis, sorban yang melilit tubuhnya, dan bertumpu pada sebatang tongkat. Ali bin Abi Thalib berjalan menyusuri pasar untuk berdakwah, mengingatkan manusia agar senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dan bertransaksi jual beli dengan jujur.
Disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib memiliki kebiasaan berjalan ke pasar seorang diri. Di sana, ia menasihati orang yang tersesat, menunjukkan arah kepada yang kehilangan, menolong yang lemah, serta menasihati para pedagang dan penjual sayur.
Meskipun masa kepemimpinannya sebagai khalifah cukup singkat, ada sejumlah prestasi yang dicapai Ali. Ia mampu mengganti beberapa pejabat yang kurang cakap dalam bekerja demi terciptanya pemerintahan yang efektif dan efisien. Selain itu, Ali bin Abi Thalib juga membenahi keuangan negara atau Baitul Mal. Pada masa Khalifah Utsman bin Affan, banyak kerabatnya yang diberi fasilitas negara. Ali bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia menyita harta para pejabat yang diperoleh secara tidak benar, kemudian menyimpannya di Baitul Mal untuk keperluan rakyat.


