lenterkalimantan.com, PELAIHARI – Tim Basarnas Banjarmasin bersama Satpolairud Polres Tanah Laut (Tala) terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang nelayan warga Aluh-Aluh yang dikabarkan tenggelam di perairan Tabanio, Ahad (11/8/2024).
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, nelayan yang tenggelam diketahui bernama Idris (41), asal Simpang Warga Luar RT 02, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.
Korban dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Tabanio, Tala, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Ahad (11/8/2024).
Menurut Putu, dari informasi yang pihaknya terima, kronologis kejadian adanya kapal nelayan (kapal balapan) tenggelam di perairan Tabonio di sekitar titik koordinat 3° 43’261 S -114°25’587 E yang terjadi pada Minggu, 11 Agustus 2024 pukul 20.00 Wita.
Kapal Nelayan diawaki oleh 2 orang,yaitu Majid dan Idris. Majid selamat dari musibah tersebut sedangkan Idris sampai saat ini belum ditemukan.
“Benar, kami mendapatkan informasi bahwa ada kapal nelayan tenggelam di perairan Tabanio Kabupaten Tanah Laut, setelah menerima informasi tersebut kami langsung merespon dengan mengirimkan satu tim ke TKP titik terakhir guna melakukan pencarian terhadap korban,” kata Putu.
Ia bilang, saat ini tim Basarnas Banjarmasin bersama Satpolairud Polres Tala sedang mengupayakan pencarian terhadap korban, dengan memaksimalkan laut yang ada, dan berharap korban dapat segera ditemukan.


