Ia juga menyampaikan, sejumlah harga di beberapa bahan keperluan dapur, seperti gula pasir, mengalami penurunan sebesar Rp 3 ribu rupiah, per kilogram, dari harga Rp 18 ribu, menjadi Rp 15 ribu rupiah, per kilogram.
“Rata-rata, selisih harga di pasar dengan pasar murah yang kami adakan, berkisar Rp 3 ribu rupiah, kalau boleh jujur, kami merasa senang melihat antusias warga yang datang, ini menunjukan bahwa adanya pasar murah sangat membantu, serta diperlukan,” ucap Kabid Kemetrologian Stabilitas Harga Disperindag Balangan, Misrinawati.
Misrinawati juga mengungkapkan, bahwasanya rencana Disperindag untuk melanjutkan program pasar murah ini tersebar di berbagai lokasi di Kabupaten Balangan.
“Total ada 18 kegiatan pasar murah yang nantinya kembali kita adakan, baik di desa maupun di kecamatan, intinya pasar murah yang diselenggarakan bertujuan memenuhi keperluan warga, dengan menawarkan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar,” pungkasnya.


