Di masa depan beber Hamida, UMKM dituntut untuk menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam menjalankan usahanya, seperti produksi ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, dan penggunaan energi terbarukan.
“Upaya-upaya tersebut akan berhasil jika faktor pelaku UMKM, pemerintah, dan pihak swasta saling berkolaborasi dan bersinergi dalam membina dan mendukung proses tumbuh kembang UMKM di Kabupaten Tabalong. Dengan demikian, kita akan semakin dekat untuk mewujudkan UMKM yang maju dan berkelanjutan,” bebernya.
Di samping itu, Hamida turut berbangga karena di Kabupaten Tabalong, melalui PT Adaro Indonesia, sudah banyak UMKM yang diberikan pembinaan dan diberikan wadah untuk menampilkan dan mempromosikan produknya.
“Untuk itu atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia yang telah berkontribusi terhadap kemajuan UMKM di Kabupaten Tabalong,” tandasnya.


