lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Upaya pencarian dua orang santri Pondok Pesantrean Al-Falah akhirnya membuahkan hasil.
Usai menemukan jasad Muhammad Hafi Mubarak (korban kedua) sekitar pukul 23.05 Wita, korban ketiga juga ditemukan sekitar pukul 02.15 Wita dalam keadaan meninggal dunia.

Pengasuh (Mudirul Ma’had) Al Falah Putera Banjarbaru, Ustaz Syamsunie berterima kasih kepada unsur Search and Rescue (SAR) yang sudah membantu proses pencarian selama dua hari.
“Kami atas nama Pimpinan Pondok Pesantrean Al-Falah Putera dengan ditemukannya tiga santri kami yang tenggelam pada sore Ahad 27 Oktober 2024. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh relawan, Kapolsek Aluh-aluh, Puskesmas Kecamatan Aluh-aluh, Basarnas Banjarmasin dan lainnya yang membantu kami dalam pencarian 3 santri yang tenggelam tersebut,” tuturnya.
Semoga Allah SWT membalas jasa para relawan yang ikhlas menolong sesama dengan lapang dada.
Sementara itu, salah satu relawan Tim Sar Gabungan dari rekanan Debu Kecamatan Aluh-aluh, Pani menjelaskan bahwa korban ketiga sudah ditemukan selang waktu 2 jam setelah korban kedua ditemukan.
“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat, sesampai di puskesmas setempat ambulans dari Al-Falah juga berada di lokasi bersama pihak keluarga korban dan langsung dibawa ke pondok guna dikerjakan,” jelasnya kepada media ini, Selasa (29/10/24) pagi.
Menurutnya, berkat upaya yang tidak kenal lelah dari unsur gabungan. Maka proses pencarian dinyatakan selesai.
Diketahui sebelumnya, perahu bermesin yang mengangkut 45 orang santri Ponpes Al Falah diduga melebihi kapasitas yang akhirnya karam di sungai Barito, Desa Aluh-aluh Besar, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, Minggu (27/10/2024) sore yang mengakibatkan tiga santri tenggelam.


