lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda terus mematangkan persiapan pembukaan rute penerbangan internasional yang direncanakan mulai beroperasi pada Februari 2026.
Sejumlah langkah strategis dilakukan pengelola bandara, mulai dari penguatan koordinasi lintas instansi hingga penuntasan sarana dan prasarana pendukung. Dari sisi fasilitas, penataan terminal khusus keberangkatan dan kedatangan internasional kini tengah diselesaikan.
Penyesuaian juga dilakukan pada loket imigrasi, area pemeriksaan, serta alur pergerakan penumpang internasional agar sesuai dengan standar pelayanan penerbangan internasional.
Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara APT Pranoto, Murdoko, mengatakan bandara telah siap melayani penerbangan internasional langsung seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara masyarakat Kalimantan Timur.
“APT Pranoto siap melayani penerbangan internasional langsung, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara,” ujar Murdoko saat menjadi pembicara dalam kegiatan bertema akses udara dari Samarinda ke mancanegara, Jumat (23/1/2026).
Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat rampung sesuai target, sehingga penerbangan internasional perdana dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur dapat terealisasi pada Februari 2026.
Terkait maskapai, Murdoko mengungkapkan Lion Air berencana membuka rute internasional dari Samarinda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Pada tahap awal, penerbangan dijadwalkan beroperasi satu kali dalam sepekan.
“Biasanya maskapai melihat respons pasar terlebih dahulu. Jika permintaan penumpang tinggi, frekuensi penerbangan akan ditambah,” jelasnya.
Selain itu, pihak bandara juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung penerbangan internasional, termasuk penyekatan ruang tunggu dan kelengkapan dokumen yang saat ini telah rampung.
Murdoko berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan fasilitas pendukung, agar proses pembukaan rute internasional dapat berjalan lancar.
“Mudah-mudahan pada Februari sudah bisa beroperasi. Bahkan tidak menutup kemungkinan saat hari raya nanti sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Samarinda,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terkejut dengan perubahan tata letak maupun fasilitas di Bandara APT Pranoto, karena hal tersebut merupakan bagian dari penyesuaian menuju layanan penerbangan internasional.
Selain itu, bandara juga menyediakan fasilitas tambahan bagi penumpang jika terjadi keterlambatan penerbangan.
“Kami menyiapkan sarana pendukung seperti game box dan workspace yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh penumpang,” pungkasnya.












