lenterakalimantan.com, RANTAU – Dua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Tapin, yakni Dinas Sosial dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), menerima penghargaan dari Penjabat (Pj) Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin.
Piagam penghargaan diserahkan oleh Pj Bupati Tapin melalui Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan, H. Taufiqurrahman, S.Sos., M.E., di Aone Hotel, pada Rabu (13/11/2024).
Penghargaan ini diberikan atas kinerja kedua OPD tersebut sebagai lokus penilaian penyelenggaraan statistik sektoral (EPPS) yang dinilai dengan predikat “Baik.”
Plt. Kepala Dinas Sosial Tapin, H. Syafrudin, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dukungan dari Pj Bupati Tapin, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, dan jajaran Dinas Sosial, termasuk motivasi dari Kepala Bappelitbang dan Kepala Diskominfo Tapin.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa data yang kami kelola melalui program E-Tapin Mesra dapat dijadikan acuan untuk menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Tapin. Data ini terus diperbarui sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Plt. Kepala DPPKB Tapin, Hj. Marsidah, juga mengungkapkan bahwa dalam penilaian EPPS 2024, pihaknya dinilai berdasarkan kegiatan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023 (PK23).
“Penilaian ini menjadi momentum bagi kami untuk terus meningkatkan akurasi dan pemutakhiran data,” katanya.
Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Tapin, Isnaniah, S.AP., menambahkan bahwa pemutakhiran data kemiskinan dilakukan setiap enam bulan sesuai arahan Plt. Kadinsos.
“Selain itu, aplikasi pendataan juga terus dilengkapi dan diperbarui agar data semakin akurat,” jelasnya.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah tindak lanjut dari hasil evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral 2024.
“Kegiatan ini menjadi evaluasi untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan dalam penilaian EPPS. Ke depan, OPD yang menjadi sampel pada 2025 diharapkan mempersiapkan strategi dan kelengkapan pelaporan yang lebih baik,” pesannya.


