lenterakalimantan.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), meluncurkan program “Rembuk Stunting” di setiap kecamatan sebagai upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.
“Program ini adalah langkah konkret untuk mempercepat penurunan stunting. Kami baru saja melaksanakan rembuk stunting di Kecamatan Salam Babaris,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tapin, Marsidah, di Rantau, Tapin, Rabu (13/11/2024).
Marsidah menyebutkan bahwa stunting masih menjadi tantangan di Kabupaten Tapin, terutama di Kecamatan Salam Babaris. Melalui rembuk stunting, pemerintah kecamatan bersama lembaga terkait merumuskan langkah-langkah nyata guna menurunkan prevalensi stunting.
“Upaya pencegahan dan penanganan stunting adalah langkah penting bagi pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat dan kuat,” jelas Marsidah.
Ia berharap dukungan dari berbagai lembaga lintas sektoral serta seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target penurunan stunting yang lebih cepat.
“Semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, perlu terlibat aktif dan berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak,” lanjutnya.
Marsidah menambahkan, kegiatan rembuk stunting ini diharapkan dapat mendorong seluruh lapisan masyarakat agar berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sehat bagi anak-anak.
“Semoga ke depannya, angka stunting pada balita di Kecamatan Salam Babaris terus menurun sehingga terwujud generasi emas yang unggul dalam berbagai bidang,” tutupnya.


