lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Tewas di rantau akibat perbuatan suami sendiri, S langsung diterbangkan ke kampung halaman di Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur.
“Korban S Dikebumikan di Lumajang Jawa Timur atas permintaan adek korban yang menemani kemarin,”kata Kasat Reskrim AKP Agus Adi Apriyoga, Selasa (2/5/2023).
Biaya pemulangan Jenazah ditanggung pihak perusahaan PTPN 13 perkebunan sawit tempat bekerja bersama suami. “Semua biaya pemulangan perusahaan yang menanggung,”kata kasat.
S, sendiri tewas akibat di habisi M suami korban melukai leher menggunakan benda tajam alat panen sawit (egrek).
Peristiwa sadis di Desa Pemuda RT 12 Kompleks PTPN 13 Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, pukul 20.15 WITA, Senin (1/5/2023).
Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasat Reskrim Tala, AKP Agus Adi Apriyoga berdasarkan pengakuan tersangka M menghabisi lantaran ketika sang istri ngomel terus saat pekaku sedang makan.
Kejadian sehabis magrib Muh, Kalap menghabisi sang istri menggunakan alat penggerek buah sawit (Egrek) untuk melukai sang istri hingga meninggal.
“Pelaku seperti kesetanan alias kalap. setelah tersadar jika melihat sang istri tidak bergerak lalu memeluk sang istri yang sudah tak bernyawa,”papar Kasat, Selasa (2/5/2023).
Ia bilang Pelaku M sudah diamankan di Polres Tanah Laut, guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk motif sementara masih didalami,”tandas Kasat.
Ia menambahkan pelaku sendiri diketahui baru bekerja sebagai pemanen buah sawit di Perkebunan Sawit sekitar dua bulan Lalu. Kemudian tinggal di komplek perumahan perkebunan sawit.


