lenterakalimantan.com, PARINGIN – Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Balangan sukses menggelar Balangan Balogo Competition di Lapangan Basket Kecamatan Awayan. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Balangan Balogo Competition 2024, Senin (9/12/2024).
“Kompetisi ini diikuti 108 tim dari empat kabupaten, yakni Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Tengah, dengan total peserta mencapai 301 orang,” ucap Tajudin Nor.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua GOBI Awayan, Tajudin Noor, menekankan pentingnya peran serta generasi muda dalam melestarikan budaya yang saat ini menjadi salah satu cabang olahraga tradisional Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Kegiatan ini diadakan agar karasmin Balogo tetap hidup dan diwariskan kepada anak cucu kita, agar tidak luntur dimakan zaman, mengingat pada usia sekarang teknologi mampu mendominasi perkembangan globalisasi, untuk itulah budaya Banjar harus kita lestarikan, secara turun menurun,” terangnya.
Menurutnya, kompetisi tahun ini terbagi dalam dua kategori, yaitu bakawan tiga lakian (85 tim) dan dua binian (23 tim). Kemeriahan acara turut didukung oleh salah satu perusahaan tambang batu bara sebagai sponsor utama.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Awayan, Aswal Salahuddin, sebagai upaya melestarikan olahraga tradisional Balogo dan mempererat silaturahmi antar masyarakat. Dalam sambutannya. Ia juga mengapresiasi kompetisi ini sebagai langkah positif dalam mempertahankan budaya lokal.
“Kami bangga atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kemeriahan yang lebih besar dan dukungan hadiah yang lebih menarik, yang lebih penting yaitu menjaga sportivitas dan keakraban selama pertandingan,” kata Camat Awayan.
Sebagai perwakilan perusahaan, Thoha, berharap Balogo dapat menjadi sarana melestarikan tradisi sekaligus menyehatkan jiwa dan raga, bagi para generasi muda di Bumi Sanggam, Kabupaten Balangan.
“Semoga Balogo terus menjadi ajang silaturahmi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ajang ini diharapkan mampu memperkuat posisi olahraga tradisional Balogo sebagai bagian penting dari budaya Banjar, sekaligus menciptakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.


