Lenterakalimantan.com, RANTAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin meluncurkan terobosan inovatif dalam pengembangan seni dengan meningkatkan capacity building bagi seniman dan pegiat seni di daerah ini. Kegiatan yang dilaksanakan di Plaza Kuliner Kota Rantau pada Kamis (12/12/2024) ini, bertujuan untuk mengasah kemampuan soft skill para pelaku seni, serta memperkuat kolaborasi antar sesama mereka.
“Kami diminta untuk mendampingi teman-teman pelaku seni di Kabupaten Tapin. Hari ini, kami fokus memberikan peningkatan dalam hal soft skill, bagaimana membangkitkan semangat berkarya dan mempererat kolaborasi antar pelaku seni,” ujar Saripur Rahman, lead fasilitator dari kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memperkenalkan karya-karya seni terbaik dari Kabupaten Tapin ke lebih banyak orang. “Dengan semangat yang luar biasa dari peserta yang beragam, kami berharap Tapin akan semakin dikenal dengan karya seni yang luar biasa,” tambah Saripur.
Hj. Ni’Mah Azizah, S.Ag., MM, Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan kepemimpinan administrator dan fasilitasi pemerintah Kabupaten Tapin 2024.
“Potensi sumber daya manusia di bidang kesenian sangat besar di Kabupaten Tapin. Meski begitu, kami menghadapi beberapa tantangan seperti minimnya fasilitas dan kurangnya kolaborasi antar pelaku seni. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan terobosan inovatif yang bisa memperkuat kebersamaan dan semangat para seniman,” jelas Hj. Ni’Mah.
Program Tapin Kuset Kreativitas Seni yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin bertujuan untuk mengelola potensi sumber daya manusia di bidang kesenian. “Kami sangat bersyukur dengan antusiasme peserta yang luar biasa. Semoga kegiatan ini bisa diaplikasikan dalam aktivitas seni sehari-hari sehingga kesenian di Kabupaten Tapin semakin maju,” harap Hj. Ni’Mah.
Amid, salah satu peserta kegiatan, merasa bangga dan terinspirasi oleh acara ini. “Saya sangat senang karena Tepuk Seni ini mengumpulkan berbagai sanggar dan paduan suara dari seluruh Kabupaten Tapin. Semoga ke depannya kita bisa lebih maju dan bersatu antara sanggar-sanggar seni yang ada,” ungkapnya dengan antusias.
Kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi dunia seni di Kabupaten Tapin dan memperkuat sinergi antar sesama pelaku seni di daerah tersebut.


