• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: OJK Bersama Bank Kalsel Terus Dukung Program Padi Apung di HSS
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home OJK Bersama Bank Kalsel Terus Dukung Program Padi Apung di HSS
ArtikelBeritaKALIMANTAN SELATAN

OJK Bersama Bank Kalsel Terus Dukung Program Padi Apung di HSS

Ikhsan Makkawali
Ikhsan Makkawali
Share
4 Min Read
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) tengah gencar mendorong program padi apung sebagai alternatif pengganti lahan pertanian yang sempit dan terkendala banjir.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) tengah gencar mendorong program padi apung sebagai alternatif pengganti lahan pertanian yang sempit dan terkendala banjir.
SHARE

lenterakalimantan.com, KANDANGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) tengah gencar mendorong program padi apung sebagai alternatif pengganti lahan pertanian yang sempit dan terkendala banjir.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Inovasi pertanian dengan model padi apung ini dikembangkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk mengatasi kendala bercocok tanam di daerah rawa saat musim penghujan.

Padi apung dibudidayakan di atas rakit atau styrofoam yang dapat digunakan berulang kali.

Kali ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel bersama Bank Kalsel berkunjung langsung ke Desa Siang Gantung, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten HSS sebagai bentuk dukungan terhadap program padi apung di Banua.

Kepala Kantor OJK Kalsel, Agus Maiyo mengatakan, sengaja mengajak puluhan awak media di Kalsel untuk melihat langsung sistem penanaman padi apung di Desa Siang Gantung, Kabupaten HSS ini.

“Program padi apung memang mahal di awal karena menyediakan media tanam (styrofoam). Tapi, kami sudah menghitung ini mampu bertahan sampai 10 tahun atau 21 kali panen,” ujar Agus, saat acara Media Update dan Kunjungan Implementasi Budidaya Padi Apung bersama Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan, Selasa (3/12/2024).

Agus Maiyo menambahkan, pihaknya bersama Dinas Pertanian Kabupaten HSS juga telah melakukan pengkajian, termasuk varietas padi apa yang cocok digunakan dengan tingkat PH air yang ada di lokasi.

“Kami juga ada diskusi dengan Bulog Kalsel, ternyata ada pangsa ekspor untuk beras dengan varietas tertentu. Dan itu bisa diisi dengan padi apung. Karena kita bisa atur dengan memilih varietas padi dan pupuk yang digunakan, dan ini bisa lebih efisien. Sehingga, margin keuntungan lebih besar dan ini bagus buat petani,” jelasnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menambahkan sinergitas pihaknya dengan OJK Kalsel dalam budidaya padi apung ini sebagai wujud pengembangan pertanian ke depannya di Kalsel.

“Mudah-mudahan nanti akan lebih besar lagi lahan yang akan kami fasilitasi untuk mengembangkan program padi apung atau program yang lainnya,” kata Fachrudin.

“Kami juga berharap Bank Kalsel bisa terus berkontribusi untuk pengembangan pertanian, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” sambungnya.

Fachrudin menambahkan, Bank Kalsel memberikan bantuan untuk program padi apung di Desa Siang Gantung ini menggunakan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Kita bekerjasama dengan OJK Kalsel dan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kita siapkan seribu styrofoam. Kami berharap program ini berhasil dan menjadi solusi ketahanan pangan di Kalsel,” tuturnya.

Sementara, Kepada Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor, menyampaikan program padi apung di wilayahnya telah menyebar di beberapa kecamatan, terutama di daerah-daerah rawa seperti Angkinang, Kalumpang dan Simpur, meskipun belum terlalu luas.

“Kita hanya pada tahap percontohan dan demplot-demplot sebagai informasi kepada masyarakat kita yang tinggal di daerah rawa, bahwa pada saat musim penghujan mereka bisa melakukan budidaya padi apung,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, diharapkan di daerah-daerah rawa itu tidak tergantung lagi dengan musim. Kapan pun masyarakat mau menanam bisa dilakukan.

“Kami juga sudah mengembangkan yang lain, bukan hanya padi, tapi juga tanaman sayuran seperti cabe, terong, dan tomat dengan sistem budidaya apung,” ucapnya.

Hanya saja, lanjut M Noor, media yang digunakan tidak menggunakan styrofoam, tapi menggunakan media bambu, karena biayanya lebih murah dan bahannya banyak ditemui di Kabupaten HSS.

“Nanti juga akan kita coba menggunakan bambu untuk media tanam padi apung. Karena ini bisa menghemat biaya produksi, dan keuntungan yang didapat masyarakat bisa lebih besar,” tutupnya.

Ditambahkan Dwi Rahmadhany, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Daha Barat, masa panen padi apung ini berkisar antara 3,5 bulan sampai 4 bulan.

Terpopuler

Winda Aldina Siap Guncang Pesta Pantai Pagatan 2026, Penggemar Tak Sabar Menanti
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Pererat Hubungan Antarprovinsi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kunjungi Dedi Mulyadi di Subang

Konsisten Bayar Pajak, Wajib Pajak Kalteng Kantongi Hadiah Motor

Kapolri Membenarkan Penangkapan Irjen Teddy Minahasa Atas Dugaan Jual Beli Narkoba

Polres Tabalong Bekuk Tiga Pengedar Uang Palsu

Pemprov Kalteng Gelar Rakor Terkait Jalan Rusak dan Bencana di Ruas Bukit Liti – Kuala Kurun

Sunatan Massal di Acara Manunggal Tuntung Pandang

KTP2JB Gelar Sosialisasi Perpers 32 Tahun 2024

Pemko Banjarmasin Terus Lakukan Penataan dan Pembangunan Kota

Pemkab Barito Timur Mulai Realisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Tinjau Banjir, Wapres Sebut Sungai Tabuk Perlu Atensi Lebih

TAGGED:Hulu Sungai SelatanInovasi PertanianKandanganOJK KalselPemprov KalselProgram Padi Apung
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhani saat membuka Workshop Literasi Digital pada 20 Lokus Desa Cerdas di Kabupaten Banjar tahun 2024, di Aula Barakat Martapura, Selasa (3/12/2024) pagi. Foto: Pemkab Banjar Asisten Administrasi Umum Pemkab Banjar Buka Workshop Literasi Digital
Next Article Pemprov Kalsel Gelar Peringatan HKN ke 60 tahun. Foto: Adpim Kalsel Pemprov Kalsel Gelar Puncak Peringatan HKN Ke-60

Latest News

Puncak Pesta Pantai Pagatan 2026 Meriah, Tradisi Mappanre Ri Tasi’e Jadi Simbol Syukur
Berita April 26, 2026
Menag Apresiasi Masjid Islamic Center Samarinda, Dorong Jadi Pusat Peradaban Umat
Berita April 26, 2026
Peran Imam Ditekankan, Gubernur Kaltim Dorong Penguatan Harmoni di Tengah Keberagaman
Berita April 26, 2026
Walikota Banjarmasin Buka PERADI Tenis Cup 2026
Berita April 26, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?