Oleh: Ir Adhi Surya, ST, MT, CPM, CPCE, CEML, CPA, IPM
SUMBER Daya Manusia (SDM) berkelanjutan di bidang pertahanan dan keamanan. Dalam hal ini TNI/Polri asli Kalimantan Selatan (Kalsel) atau Banua tidak terbit lagi.
Jenderal TNI atau Polri selalu didominasi berasal dari Jawa, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Lantas Kalimantan Selatan kapan ya?
Kaya akan Sumber Daya Alam, tetapi miskin Sumber Daya Manusia yang mempunyai pangkat Jenderal TNI/Polri.
Sebagai anak Banua kita harus memiliki keinginan agar bisa maju seperti halnya anak-anak dari pulau lain.
Saat ini kami hanya bisa menyumbangkan pemikiran. Bahwa saat ini kami bersyukur ada orang kita asal pesisir yang berpengaruh di Kabinet Merah Putih, meski tanpa gelar jabatan. Akan tetapi menentukan siapa Menteri, Gubernur, Walikota dan Bupati termasuk juga DPR RI, DPRD provinsi/kota dan kabupaten baik di Indonesia maupun Kalimantan pada umumnya.
Kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, kami mohon untuk bisa mengirim 15 orang Taruna TNI di Magelang dan 15 orang Taruna Polri di Semarang setiap tahunnya selama masa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk kemajuan SDM di Banua yang layak diperjuangkan.
SDM berkelanjutan di Banua perlu diperhitungkan guna berkarir di TNI maupun Polri, diharap agar pengendali ‘daerah’ ini bisa turut memperjuangkan karir putra dan putri Kalsel di kancah nasional.
Hal ini menurut hemat saya putra dan putri Kalsel juga berhak diberi ruang berkarir lebih tinggi di TNI maupun Polri.(*)
Penulis adalah Wakil Sekretaris I IKAL DPD Kalsel


