lenterakalimantan.com, PARINGIN – Peluang besar bagi tenaga kerja lokal Bumi Sanggam, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja (DKUKMTK) Kabupaten Balangan resmi membuka program pelatihan, sertifikasi, magang, dan penempatan kerja (PSMPK) gelombang pertama 2025.
Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah tersebut.
Terkait hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pelatihan Kerja DKUKMTK, Balangan, Slametno, menyatakan program ini menawarkan berbagai pelatihan, sertifikasi nasional, serta kesempatan magang dan penempatan kerja.
“Kami berharap program ini mencetak tenaga kerja berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja, baik lokal maupun nasional,” ucapnya, Selasa (7/1/2025).
Program PSMPK menghadirkan 17 jenis pelatihan, termasuk operator alat berat seperti buldozer dan excavator, operator kendaraan dengan SIM khusus, tata boga, tata rias, hingga persiapan tes CPNS/PPPK. Sertifikasi BNSP seperti pelayanan pelanggan, pemasaran digital, K3, dan teknisi komputer.
Menurutnya, program ini terbuka bagi warga Balangan, berusia 18–40 tahun (sesuai jenis pelatihan) dengan pendidikan minimal SMA/sederajat. Peserta juga harus memiliki KTP Balangan, kondisi fisik memadai, serta SIM sesuai pelatihan kendaraan jika diperlukan.
“Pendaftaran berlangsung secara daring pada 8 hingga 16 Januari 2025 melalui tautan https://bit.ly/daftarpsmpkgratis2025. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes online pada 17 Januari 2025. Hasil seleksi akan diumumkan pada 24 Januari 2025, dengan informasi lebih lanjut tersedia di https://bit.ly/pengumuman_psmpk,” jelas Kabid Pembinaan Pelatihan Kerja, Slametno.
Ia menambahkan, pihaknya optimis dengan program ini, tentunya mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat Balangan, serta dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
“Adanya pelatihan yang diberikan secara gratis ini, DKUKMTK Balangan berharap mampu melahirkan tenaga kerja yang berdaya saing tinggi, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja kedepan,” ujar Slametno.


