lenterakalimantan.com, TABALONG – Warga Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, dibuat geger dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam sebuah rumah pada Sabtu (6/6/2026) malam.
Korban diketahui bernama Eka Dianti (32), warga Pakapuran, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jenazahnya ditemukan setelah warga sekitar mencium aroma tidak sedap yang keluar dari rumah yang ditempatinya.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan, kecurigaan warga bermula ketika penghuni rumah tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari. Pada Sabtu pagi, seorang tetangga mencium bau menyengat yang berasal dari rumah tersebut.
Merasa ada sesuatu yang tidak biasa, warga kemudian melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat. Laporan tersebut diteruskan ke Polsek Tanta untuk dilakukan pengecekan.
Sekitar pukul 20.00 Wita, personel Polsek Tanta yang dipimpin Kapolsek IPDA Aris Sufariadi bersama aparat desa mendatangi lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan, rumah diketahui dalam kondisi terkunci dengan gembok dari bagian luar.
Setelah pintu dibuka, petugas menemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di salah satu kamar rumah tersebut. Area penemuan kemudian langsung diamankan dan dipasangi garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.
Tak lama berselang, Tim Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya dua unit telepon seluler, identitas korban, identitas seorang laki-laki, pecahan kumpang parang, jepit rambut yang rusak, serta kabel yang terputus.
Keterangan sejumlah saksi menyebutkan rumah tersebut selama ini dihuni oleh seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan pasangan suami istri. Warga sekitar juga mengaku sempat mendengar suara pertengkaran dari dalam rumah beberapa hari sebelum jasad korban ditemukan.
Guna memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah menjalani pemeriksaan medis dan direncanakan akan diautopsi di RSUD Ulin Banjarmasin.
Saat ini, jajaran Polres Tabalong masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menunggu hasil resmi penyelidikan yang tengah berlangsung.


