lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kabupaten Balangan mencetak sejarah baru, sebagai tuan rumah pertama Peringatan Hari Desa Nasional di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kegiatan Hari Desa Nasional digelar di halaman Kantor Bupati Balangan, Rabu (22/1/2025).
Bukan hanya itu, kehadiran jajaran Kepala Desa se-Kabupaten Balangan, serta anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPID) Kalsel membanjiri halaman kantor bupati setempat.
Di kesempatan itu, orang nomor satu di Balangan, yakni Bupati Abdul Hadi, memimpin dan mengukuhkan secara langsung, puluhan anggota PPID Balangan.
Tak lupa pula dia mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan bagi Kabupaten Balangan sebagai tuan rumah Hari Desa Nasional di Kalsel.
“Ini sebuah kehormatan bagi Balangan. Kami berkomitmen mendukung penuh pemerintah desa agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucapnya.
Sinergi Pusat dan Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sebagai pimpinan kepala daerah, Bupati Abdul Hadi menegaskan bahwa, pemerintah daerah terus berupaya menyelaraskan isu-isu pembangunan antara pusat dan desa.
Ia menyebut dana desa sebagai kunci untuk mendukung berbagai program strategis, salah satunya yakni penanganan stunting.
“Kami ingin penanganan stunting lebih masif. Dengan adanya PPDI, kami yakin visi pembangunan yang kami usung dapat diimplementasikan melalui dana APBDes,” pungkasnya.
Menguatkan Desa Sebagai Subjek Pembangunan
Dalam momen bersejarah ini, Bupati Abdul Hadi juga menyoroti peran penting Undang-Undang Desa. Ia menilai kebijakan tersebut telah memberikan otonomi yang luas bagi desa, dalam mengelola sumber daya dan potensi lokal secara mandiri, juga berkelanjutan.
“Melalui swakelola dana desa, tentunya tidak lagi sekadar objek pembangunan, melainkan menjadi subjek yang aktif untuk melibatkan warganya,” ujarnya.
Swasembada Pangan Jadi Fokus Utama
Mengusung tema selaras dengan program unggulan Asta Cita, yaitu swasembada pangan, acara ini menjadi ajang konsolidasi strategi pembangunan yang berbasis kemandirian desa.
Sebagai penutup, Bupati Abdul Hadi bersama jajaran berkeliling stand UMKM-Bumdes, di mana setiap produk unggulan desa diperlihatkan, mulai dari kerajinan tangan, hingga hasil olahan pangan, dipamerkan dalam gelaran ini.
“Ini bukan hanya selebrasi, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat desa sebagai fondasi pembangunan Balangan yang berkelanjutan,” kata Bupati dua periode ini.


