• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Dorong Pertumbuhan PDB, Forkominhan: Dorongan Ekosistem Pertumbuhan Pertahanan 8 Persen
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Dorong Pertumbuhan PDB, Forkominhan: Dorongan Ekosistem Pertumbuhan Pertahanan 8 Persen
BeritaEkonomiNasional

Dorong Pertumbuhan PDB, Forkominhan: Dorongan Ekosistem Pertumbuhan Pertahanan 8 Persen

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
4 Min Read
Forkominhan bersama penasehat khusus presiden Bidang Pertahanan Nasional menggelar audiensi, Senin (20/1/2025)
Forkominhan bersama penasehat khusus presiden Bidang Pertahanan Nasional menggelar audiensi, Senin (20/1/2025)
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menargetkan dengan ambisius dalam mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 8 persen pada masa jabatannya.

Proyeksi tersebut akan menjadi kontroversi di kalangan pengamat ekonomi di tanah air, namun kebijakan tersebut inilai sangat memungkinkan apabila seluruh program pembangunan nasional dilakukan dengan tertib, efektif, efesien dan terukur.

Dalam rangka mendukung visi ini, Ketua Forum Komunikasi Industri Pertahanan (Forkominhan), Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto menegaskan, salah satu sektor strategis yang diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan adalah Industri Pertahanan. Pentingnya pembangunan ekosistem industry pertanahan yang terintegritas untuk mencapai target.

“Pembangunan industri pertahanan tidak hanya tentang kemandirian alat utama sistem persenjataan (Alutsista), tetapi juga menjadi katalisator dalam menciptakan lapangan kerja, alih teknologi, serta peluang ekspor yang dapat mendongkrak PDB Indonesia secara berkelanjutan,” tutur Eris Herryanto dalam audiensi bersama Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. H. Dudung Abdurahman., Senin (20/1/2025).

Industri Pertahanan Sebagai Pilar Pembangunan Sektor Industri. Sektor Industri Pertahanan dengan segala kompleksitasnya menawarkan peluang besar melalui hilirisasi bahan baku, investasi teknologi dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) serta sumber daya manusia (SDM) yang inovatif.

 

Modal sumber daya alam strategis ini, jika dimanfaatkan dengan baik, mampu mendorong pembangunan sentra Industri Pertahanan yang terintegrasi dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis industri.

 

Menurut Jenderal TNI (Purn) Prof. H. Dudung Abdurahman diperlukan penyamaan frekuensi antara pemerintah, pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk merealisasikan target ini.

 

“Segala daya upaya perlu diarahkan agar industri pertahanan kita tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berkontribusi dalam pasar global,” tegasnya.

 

Lebih jauh Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto mengingatkan bahwa banyak negara, seperti Turki, Korea Selatan, India, dan China telah sukses membangun ekosistem industri pertahanan yang mandiri dan berkontribusi signifikan pada PDB mereka. Model pembangunan industri pertahanan di negara-negara ini dapat menjadi referensi bagi Indonesia.

 

“Kami akan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk SDM lokal yang memiliki inovasi dan ide-ide orisinal. Generasi muda harus menjadi tulang punggung industri pertahanan modern Indonesia agar kita mampu bersaing dengan produsen Alutsista global,” lanjut Eris.

 

Adapun Rencana dan Langkah Strategis. Audiensi antara Forkominhan dan Penasihat Khusus Presiden menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk:

1. Penyusunan Roadmap Industri Pertahanan Indonesia melalui diskusi kelompok terarah (FGD) secara rutin.

2. Hilirisasi Industri Pertahanan dengan pendekatan end-to-end untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing harga.

3. Penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi teknologi dan menciptakan produk unggulan karya anak bangsa.

 

Selain itu, hasil diskusi ini diharapkan memberikan masukan konkret bagi penyusunan kebijakan yang berkelanjutan di sektor industri pertahanan, sehingga Indonesia dapat memanfaatkan peluang besar dalam diplomasi internasional melalui kemandirian teknologi pertahanan.

 

Lebih jauh Industri Pertahanan dapat dijadikan sebagai Bargaining Chip. Dalam konteks geopolitik kemandirian industri pertahanan memberikan keunggulan strategis bagi suatu negara.

 

Selain mendukung pembangunan pertahanan nasional, sektor ini juga membuka peluang diplomasi formal melalui produk pertahanan yang kompetitif.

 

Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto menutup pernyataannya dengan optimism.

“Kami percaya, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku industri, pencapaian pertumbuhan ekonomi bukan lagi sekadar angan. Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri pertahanan global yang membawa kebanggaan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” tutupnya.

Audiensi yang berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini menjadi tonggak penting bagi komitmen bersama antara Forkominhan dan pemerintah dalam membangun industri pertahanan yang berdaya saing tinggi dan berdampak positif bagi ekonomi nasional.

Terpopuler

ASN Tabalong Dituntut Adaptif dan Inovatif Menuju Smart Tabalong
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Bupati Balangan H Abdul Hadi Hadiri Acara Ramah Tamah Bersama Peserta KTNA Balangan di Kota Padang

Agustiar Sabran: Kunci Sukses Ada pada Attitude, Mindset, dan Karakter

Meriah ! Ribuan Warga Hadiri Gelaran Mandala PeRak

Bupati Kotabaru Bagikan Bantuan Sembako Untuk Petugas Kebersihan

Pemkab Balangan Dorong Kesetaraan Gender

Peletakan Batu Pertama di Gereja Katolik St Theresia Tala, Pj Bupati Syamsir Siap Dukung Pembangunan

Momentum HUT ke-23 Katingan, Agustiar Sabran Komitmen Keadilan Pembangunan

Dispora Banjarmasin Serahkan Makalah untuk Seleksi Pemilihan Pemuda Pelopor 2024 Kalsel

Gubernur Kalteng Tinjau RSUD Doris Sylvanus

Generasi Muda Jadi Kunci, Pemprov Kalteng Dorong Ketahanan Ekonomi Daerah

TAGGED:Ekosistem Pertumbuhan PertahananForkominhanJAKARTAPertumbuhan PDBPresiden RI
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid berikan arahan kepada kakanwil yang baru dilantik, Senin (20/1/2025). Foto: Humas Kementerian ATR/BPN Berikan Pengarahan Secara Langsung kepada Kakanwil yang Baru Dilantik, Menteri Nusron Tekankan Penguatan Sinergi dan Penerapan Manajemen Risiko
Next Article Komisi III DPRD Kotabaru Komisi III DPRD Gelar Rapat Bersama Dinkes Kotabaru dan Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra

Latest News

Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting di Pasar Antasari
Berita April 20, 2026
Pegadaian
Pekan Olahraga Pegadaian 2026 Semarakkan HUT ke-125, Perkuat Sportivitas dan Kebersamaan
Berita April 20, 2026
Pemkab Kotabaru
Pemkab Kotabaru Gandeng BSI Tingkatkan Pelayanan ASN dan Literasi Keuangan
KALIMANTAN SELATAN April 20, 2026
Pemkot Banjarmasin
Pemkot Banjarmasin Perkuat SDM Digital Lewat Government Transformation Academy
KALIMANTAN SELATAN April 20, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?